LHOKSEUMAWE – Sebanyak 3.264 peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2021 di Universitas Malikussaleh (Unimal), Lhokseumawe, sejak 12 hingga 18 April 2021.

Koordinator Pelaksana UTBK-SBMPTN di Unimal, Teuku Kemal Fasya, kepada wartawan, Rabu, 14 April 2021, mengatakan, peserta tahun ini lebih meningkat dibandingkan tahun 2020 yang hanya 2.700 orang.

Adapun jurusan dan prodi di Unimal paling diminati peserta tahun ini antara lain teknik informatika, kedokteran, teknik sipil, dan komunikasi. Namun, menurut Kemal Fasya, ada juga beberapa prodi yang kurang diminati, di antaranya teknik logistik, dan teknik material. Selain itu, Prodi Antropologi FISIP yang dibutuhkan 65 orang, tapi pendaftar hanya 35 peserta.

“Peserta mengikuti ujian ini yang diterima jumlah semuanya itu tergantung kepada kuota masing-masing. Misalnya, di Fakultas Kedokteran yang akan diterima hanya 34 orang dari jumlah pendaftar sekitar 140 peserta. Begitu juga dengan fakultas maupun prodi lainnya. Akan tetapi, setiap prodi juga tidak akan menerima (peserta) yang memiliki nilai UTBK paling rendah, kalau mendapat nilai rendah sekali maka tidak bisa diterima karena itu menjadi prioritas dalam seleksi peserta ujian,” kata Kemal Fasya.

Kemal menambahkan, untuk peserta berasal dari luar daerah, ketika mendaftar mereka sudah online dengan kartu pendaftaran yaitu surat bebas Covid-19. Selain itu, juga harus membawa surat keterangan sehat untuk memastikan mereka memang benar-benar sehat. Dalam pelaksanaan ujian ini para peserta mengikuti protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

“Sampai saat ini belum ada peserta yang didiskualifikasi karena sesuatu hal, bahkan yang terjadi ada sebagian mereka yang mendiskualifikasi dirinya sendiri. Misalnya, ada yang datang terlambat atau tidak hadir dan itu menjadi kesalahan bagi peserta ujian,” ujar Kemal Fasya yang juga Kepala UPT Kehumasan dan Hubungan Eksternal Unimal.[]