ACEH UTARA – Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib, melantik Azman Hasballah sebagai Direktur Utama Perusahaan Daerah Pase Energi (PDPE) periode 2019-2022, di Aula Sekretariat Kabupaten setempat, Rabu, 18 September 2019.
Ditemui portalsatu.com usai acara pelantikan, Azman Hasballah mengaku, sebelumnya ia sebagai Anggota Badan Pengawas PDPE sejak tahun 2013. Kemudian menjabat Wakil Direktur PDPE hingga menjadi Plt., perusahaan tersebut, dan sekarang dilantik sebagai Dirut PDPE.
“Kalau bidang pendidikan saya itu kecil sekali. Latar belakang pendidikan saya di bidang ilmu sosial dan politik lulusan strata satu (S1) dari Universitas Syiah Kuala Banda Aceh,” kata Azman Hasballah.
Azman Hasballah mengatakan, langkah awal yang akan dia lakukan adalah membenahi struktur atau manajemen PDPE. “Sedangkan mengenai sumber dana sudah jelas sebagaimana disampaikan Bupati Aceh Utara tidak akan dapat dari APBD. Tentu kita akan mencari funding atau pendanaan dengan mitra-mitra kerja untuk bekerja sama dalam menggerakkan hal tersebut (usaha),” kata Azman kepada para wartawan.
“Artinya, kita berusaha mencari sumber dana dengan mencari perusahaan-perusahaan lain sebagai funding-nya maupun relasi,” ujar Azman.
Sedangkan untuk penyertaan modal dari Pemkab Aceh Utara, kata Azman, itu sudah tidak bisa lagi. “Mungkin karena kekurangan dana. Maka kita mencoba mencari solusi lain atau perusahaan yang memiliki modal, punya teknologi untuk dapat bekerja sama guna membangkitkan (PD) Pase Energi ke depan,” ucapnya.
Menurut Azman, selama ini bisnis yang digerakkan PDPE belum ada yang berhasil. “Yang sedang dikelola saat ini ada jaringan gas rumah tangga dari kementerian terkait”.
“Perusahaan Daerah Pase Energi ini bergerak dalam bidang usaha minyak dan gas. Tentunya bidang energi tidak hanya mengenai migas tersebut. Selain energi tak terbarukan dan energi yang terbarukan, kita coba menggerakkan ke situ serta bidang-bidang serupa lainnya,” ujar Azman.[]



