ACEH UTARA – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Utara, Muhammad Zulfadhli, mengatakan, tidak ada kendala terkait ketersediaan blangko KTP elektronik (E-KTP).

“Sejauh ini persediaan blangko E-KTP aman, dan tidak ada kekurangan stok. Saat ini jumlah ketersediaan blangko mencapai 12 ribu keeping. Jika nantinya terjadi kekurangan blangko E-KTP maka kita akan meminta tambahan dari pusat,” kata Zulfadhli, kepada portalsatu.com/, Rabu, 23 Mei 2018.

Untuk bulan Ramadan ini, kata Zulfadhli, bagi pemula yang baru saja melakukan perekaman E-KTP jumlahnya mencapai 70 hingga 80 orang per hari, terkadang melebihi dari itu. Namun sebelum Ramadan, warga yang melakukan perbaikan E-KTP rusak dan lainnya, diperkirakan mencapai 300 sampai 400 orang per hari.

“Kita sudah meminta kepada para camat untuk melakukan imbauan kepada warga setempat, supaya segera melakukan perekaman E-KTP bagi yang belum melakukannya,” ujar Zulfadhli.

Selain itu, Disdukcapil juga melakukan pelayanan keliling ke daerah pedalaman Aceh Utara seperti Kecamatan Langkahan, Dewantara dan beberapa tempat lainnya. “Selama ini stok blangko seperti dokumen E-KTP, Akta Kelahiran, dan KK tidak ada kendala. Apabila ketersediaanya sudah berkurang maka langsung kita layangkan permohonan ke pusat untuk didistribusikan blangko tersebut,” ujar Zulfadhli.

Menurut Zulfadhli, sistem dan jaringan perekaman E-KTP sejauh ini tidak bermasalah, sehingga berjalan lancar. “Untuk itu kita berharap kepada masyarakat yang belum mengurus dokumen seperti KK, Akta Kelahiran dan E-KTP agar segera melakukannya, karena itu penting untuk dokumen kependudukan,” ungkapnya.[]