SUBULUSSALAM – Wali Kota Subulussalam, H. Merah Sakti, S.H., akan mengalokasikan dana Rp100 juta program padat karya untuk Kampong Penanggalan Barat pada tahun anggaran 2018 mendatang.

Hal itu disampaikan Merah Sakti saat membuka kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIV dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke- 45 tahun 2017 di Kampong Penanggalan Barat, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Kamis, 26 Oktober 2017.

“Masyarakat harus mendukung program pembangunan yang dilakukan pemerintah. Jika kepala desa dan pemuda serta masyarakat kompak, tahun depan kita alokasi Rp100 juta untuk program padat karya,” kata Merah Sakti.

Merah Sakti menjelaskan, program padat karya merupakan instruksi Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan pembangunan di desa dengan melibatkan pemuda dan masyarakat.

Dana tersebut diperuntukkan untuk keperluan desa seperti membangun jalan setapak, saluran drainase dan lain sebagainya. Program itu dikerjakan oleh para pemuda dan masyarakat desa setempat, sementara kepala desa hanya mengawasi.

“Kades hanya mengawasi, pekerja orang kampung itu sendiri, katakanlah indeks pendapatan mereka Rp75 ribu per hari. Ini kabar gembira, melalui program padat menambah pendapatan warga setempat,” jelas wali kota.

Dalam kegiatan itu, Wali Kota Merah Sakti juga memberikan bantuan kepada tujuh kelompok perwiritan masing-masing Rp3 juta. Ketua TP PKK Kota Subulussalam, Hj. Sartina, S.E., M.Si., juga menyantuni puluhan anak yatim.

Peringatan BBGRM tahun 2017 Kampong Penanggalan Barat, Kecamatan Penanggalan dinobatkan sebagai juara I disusul Desa Lae Saga Kecamatan Longkib juara II dan Mukti Makmur Kecamatan Simpang Kiri juara III.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Subulussalam Drs. Salmaza, M.A.P., bersama istri, anggota DPRK Heppy Bancin, para kepala dinas, kepala desa dan mukim serta undangan lainnya.[]