Kamis, Juli 25, 2024

Buka Rapimda KNPI Subulussalam,...

SUBULUSSALAM - Penjabat (Pj) Wali Kota Subulussalam, H. Azhari, S. Ag., M.Si mengatakan...

BI Lhokseumawe Gelar ToT...

LHOKSEUMAWE - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota...

PPK Sawang: Uang Operasional...

ACEH UTARA - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sawang di bawah Komisi Independen Pemilihan...

Cari HP di Bawah...

Mencari HP dengan harga terjangkau namun tetap memiliki performa yang handal memang bisa...
BerandaNewsIni Kata Sekretaris...

Ini Kata Sekretaris Dispora Aceh Soal Isu Setoran Rp 2 Miliar untuk DPRA

BANDA ACEH – Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, Amiruddin, membantah informasi adanya tagihan uang senilai Rp 2 miliar oleh kepala dinas Iskandar Zulkarnaen. 

Hana nyan. Macam dum digosip keu gobnyan (tidak ada itu. Ada saja digosip untuknya),” kata Amir saat dihubungi oleh portalsatu.com melalui sambungan telepon, Jumat, 9 Oktober 2015.

Dia mengatakan informasi tersebut salah. Apalagi jika Kadispora Aceh harus meminta uang ke PPTK atau ke kepala bidang dan kasie untuk diserahkan ke DPR Aceh.

DPR hana urusan dengan nyan. Seharus jih awaknyoe yang jok peng keu dinas, nyan pih nyoe ta tung (DPR tidak ada urusan dengan itu. Seharusnya mereka yang memberikan uang ke dinas). Kalau eksekutif misalnya, itu beda, apalagi kadis minta uang langsung ke PPTK,” kata Amir seraya tertawa.

Amiruddin mengatakan segala urusan di Dispora Aceh sejatinya diurus olehnya selaku Sekretaris Dinas. “Hana nyan, pane mungken kadis langsung geu jak lakee peng. Nyoe na peu-peu kon bak lon dilee geupeugah (Gak ada itu, mana mungkin kadis langsung meminta uang. Kalau ada apa-apa pasti sama saya duluan diberitahukan). Hahaha.. Apalagi mau dikasih uang ke DPR Aceh. Salah besar informasi itu,” katanya.

Sebelumnya dilaporkan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, Iskandar Zulkarnaen, diduga menagih uang senilai Rp 2 miliar kepada Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). Permintaan ini disebut-sebut memicu keributan di Kantor Dispora Aceh.

Informasi Kadispora Aceh mengemis uang ini mulai merebak di dunia maya. Salah satu netizen yang diduga asal Aceh bahkan turut mempertanyakan informasi tersebut kepada Wakil Ketua DPR Aceh, Teuku Irwan Djohan melalui akun facebooknya.

Bang, abangkan di DPRA, kami ingin tau, Kadispora ngemis duit ke PPTK untuk ngumpulin recehan Rp 2.000.000.000 yg akan diberikan untuk anggota dewan yg mengemis ke kadispora. bener ga bang, karena ribut nih di kantor Dispora Aceh, gara-gara si Kadis. Apa ini karena dia dapat jabatan beli, makanya harus 'nyetor'. Mohon penjelasannya bang. Atau abang tanya aja sama Kadispora. Uang itu untuk setor ke siapa di DPRA. Terima kasih bang, mohon investigasinya atas kasus ini,” tulis salah satu warga di wall Facebook Teuku Irwan Djohan, Kamis, 8 Oktober 2015.[]

Baca juga: