SIGLI – KIP Pidie menetapkan nomor urut empat pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Pidie di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Penetapan dilakukan setelah pengundian nomor urut dalam rapat pleno terbuka KIP di Oproom Sekretariat Daerah Pidie, Senin, 23 September 2024.

Rapat pleno dipimpin Ketua KIP Pidie, Ramli Usman. “Hari ini, kita tetapkan nomor urut paslon sesuai hasil penarikan dan mulai berlaku untuk ditaati. Kita berharap para paslon dan tim pemenangan untuk patuh dan taat aturan sehingga pesta demokrasi berjalan aman, damai,” kata Ramli.

Berikut nomor urut pasangan cabup-cawabup Pidie hasil pengundian:

Nomor urut 1, Amiruddin-Anwar Husen (Aman).

Nomor urut 2, Sarjani Abdullah-Al Zaizi (Saja).

Nomor urut 3, Jamaluddin Abdullah-Sayuti (Jasa).

Nomor urut 4, Zakaria A Gani-Imran Abubakar (Zaman).

Selain pengambilan nomor urut, KIP memberi kesempatan kepada masing -masing paslon untuk memberikan orasi dengan durasi 10 menit yang dimulai dari nomor urut 1 sampai 4.

Amiruddin-Anwar Husen mengatakan keinginannya maju untuk mengabdi kepada masyarakat Pidie dengan program pembangunan kesejahteraan. Mereka juga siap menjalankan tahapan pilkada sesuai aturan.

“Kita maju untuk mengabdikan diri kepada masyarakat,” kata Amir.

Sarjani Abdullah-Al Zaizi lebih kepada melanjutkan program yang tertunda, seperti terapan satu hari satu ayat di sekolah-sekolah, melanjutkan pembangunan Masjid Alfalah serta sektor pertanian yang masih banyak keluhan.

Sarjani mengajak masyarakat untuk menyukseskan pesta demokrasi pilkada secara damai dan bermartabat. Dia juga berharap rakyat Pidie memberi dukungan untuk sama-sama Tapuga Pidie sehingga semakin sejahtera, bersyariat dan bermartabat.

“Kita juga mengajak semua komponen untuk menjadikan ajang Pilkada sebagai ajang silaturrahmi antara sesama peserta juga dengan masyarakat, terciptanya Pilkada damai dan kondusif,” kata mantan bupati Pidie ini.

Jamaluddin Abdullah-Sayuti menginginkan tahapan Pilkada sebagai proses demokrasi dapat dijalankan dengan sejujurnya dari semua pihak.

“Kita harapkan proses demokrasi berjalan jujur sehingga Pidie dijadikan contoh bagi daerah lain,” kata Jamal.

Pasangan independen ini maju untuk membawa perubahan Pidie ke arah lebih baik dengan tata kelola profesional.

Zakaria A Gani-Imran Abubakar
berhasrat meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui pertanian. Pihaknya ingin mengangkat harkat dan martabat petani sehingga menjadikan Pidie lumbung pangan Sumatera.

Untuk tercapai itu semua, kata Zakaria pihaknya akan menyiapkan teknologi (ilmu), modal, dan pasar. “Untuk membangun Pidie dengan akai, pangkai dan pasai,” papar Zakaria.

Usai penetapan nomor urut, para paslon melakukan deklarasi Pilkada damai dengan melepaskan merpati dan menandatangani naskah deklarasi Pilkada damai.[ (Zamahsari)