ACEH UTARA – Project Manager PT PP (Persero) Tbk., Toni Indra Kusuma, mengatakan, pemuda Lingkungan Ring I PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) meminta kepada pihaknya untuk ikut partisipasi dalam pelaksanaan atau bisa bekerja di lingkungan proyek tersebut. Pada dasarnya pihaknya sudah mengakomodir tenaga kerja lokal Aceh sebanyak 145 orang dan luar Aceh 108 orang, tetapi dari jumlah itu belum mengakomodir tenaga kerja dari pemuda di Lingkungan Ring I PT PIM.
“Dari kita (PT PP) juga menyepakati jika memang ada pekerja atau sanggup mengerjakan proyek ini, tentunya tidak menutup kemungkinan bahwa bagi tenaga kerja skill itu harus mengakomodir. Sedangkan berdasarkan data perekrutan tenaga kerja pada September 2019, itu ada sekitar 145 orang tenaga kerja Aceh yang nonskill dan luar Aceh berskill 108 orang,” kata Toni Indra Kusuma kepada wartawan usai beraudiensi dengan Forum Kepemudaan Lingkungan Ring I PT PIM, di Ruang Rapat PT PP, Kamis, 26 September 2019, siang.
Soal perekrutan tenaga kerja luar Aceh, menurut Toni Indra, pihaknya juga punya target pencapaian. Untuk tenaga kerja yang sudah direkrut itu mereka fungsinya sebagai skill pada aktivitas proyek, tapi yang nonskill tenaga kerja lokal ada juga terdiri dari jumlah 145 orang tersebut. “Tidak mungkin kita mendatangkan pekerja nonskill dari luar Aceh karena biayanya tinggi, misalkan untuk biaya pulang pergi mereka dan sebagainya, tidak mungkin kita melakukan hal itu,” ujarnya.
Menurut Toni, sedangkan perekrutan untuk tenaga kerja yang jumlahnya sekitar 632 orang itu tidak dilakukan sekarang, tapi pada Juli 2021 mendatang dan mungkin bisa lebih dari jumlah tersebut. Pekerjaan seperti tangki saja pada Desember 2019 sudah bisa dimulai aktivitasnya dengan luas lahan dalam pembangunan pabrik NPK PT PP ada sekitar 12 hektare.
“Kalau untuk sampai ada beberapa aktivitas full semuanya jalan, maka baru nantinya akan dilakukan perekrutan tenaga kerja dengan jumlah 600 orang lebih. Karena proyek ini berjalan 28 bulan, dan sekarang terlaksanakan baru 7 bulan,” ujar Toni Indra.
Toni menambahkan, sejauh ini dalam mengerjakan proyek itu baru berupa jalan di areal pembangunan pabrik, timbangan atau jembatan timbang dan tangki secara pelan-pelan. Proses pembangunan atau pekerjaan secara fisik paling baru sekitar 5 atau 6 persen.
Sebelumnya saat audiensi, perwakilan pemuda lingkungan PT PIM disambut Project Manager PT PP (Persero) Tbk, Toni Indra Kusuma, Reza Murby (Manager Konstruksi), Hotraja Siboro (Manager Safety), dan Maulana (Humas PT PP).[]



