ACEH UTARA – Ulama kharismatik Aceh, Tgk. H. Mustafa Ahmad (Abu Paloh Gadeng), mengatakan, jika diumpamakan Partai Aceh (PA) ini bagaikan kapal laut yang besar. Artinya, di dalam kepengurusan partai tersebut terdapat seluruh anggota PA maupun sebagian kalangan masyarakat, maka saat ini yang menjadi nakhoda atau   pemimpin kapal (PA Aceh Utara) itu adalah H. Muhammad Thaib atau Cek Mad.

Menurut Abu, tentunya kapal (PA) ini akan melewati beragam gelombang di tengah perjalanan kepengurusan. Maka seluruh pengurus partai harus berhati-hati dan jangan sampai ada yang menrusak PA tersebut. Jika ada yang merusak maka akan musnah semuanya.

“Oleh karena itu, bagaimana kita menjaga partai ini dengan baik. Bukan pimpinan partai yang dijaga, tetapi bagaimana kita merawat serta melestarikan Partai Aceh itu sebaik mungkin, jangan sampai ada pentengkaran antarsesama dan harus harmonis,” kata Abu Paloh Gadeng dalam tausiahnya saat pelantikan pengurus DPW PA Aceh Utara, di 'Gedung Merah', Geudong, Kecamatan Samudera, Kamis, 6 Desember 2018.

Abu Paloh Gadeng berharap kepada Muzakir Manaf selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA PA untuk menjaga pengurus PA ini dengan baik. Artinya, di sini bukan menyelamatkan pimpinan partai, tetapi partai yang harus diselamatkan, maka itu paling penting untuk dijaga oleh para pengurus partai secara keseluruhan.

“Jika ada kekurangan, maka kali ini harus melakukan pembenahan untuk ke depan. Bersama-sama memikirkan untuk bangsa Aceh. Mari kita secara bersama menjaga kerukunanan antarsesama walaupun berbeda partai, dan menyamakan persepsi dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Aceh khususnya,” ungkap Abu Paloh Gadeng.[]