BANDA ACEH – Ketua Forum Pesantren Moderen Misbahul Ulum (FOR-PMMU) Paloh, Lhokseumawe, Teungku H. Muharuddin, S.Sos.I., mengajak seluruh alumni lintas generasi pesantrenitu untuk mempersiapkan skill dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). 

Hal ini dikatakan Teungku Muharuddin akrab disapa Teungku Muhar saat membuka turnamen futsal Sahloba di stadion Fairplay Seutui, Banda Aceh, Sabtu, 9 Januari 2015.

“Tantangan santri hari ini adalah menghadapi era perdagangan bebas antarnegara ASEAN, yakni Masyarakat Ekonomi ASEAN. Yang harus kita persiapkan adalah sumber daya manusia yang terampil, cerdas dan kompetitif sehingga menjadikan santri harus percaya diri menghadapi tantangan ini,” kata Teungku Muhar.

Menurut teungku Muhar, santri juga sangat berkontribusi penuh sebagai penopang utama dalam membina serta menumbuhkembangkan hasil kreativitasnya dalam membangun peradaban Aceh menjadi lebih maju lagi.

“Tanpa kita sadari, ibu kita Pesantren Misbahul Ulum sudah lebih awal mempersiapkannya. Skill yang ditempuh dulunya dan menjadi sangat krusial saat ini seperti penguasaan bahasa asing seperti bahasa Inggris dan Arab. Ini adalah modal awal kita bersaing di era MEA,” kata Teungku  Muhar.[] (Rel)