BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh H. Aminullah Usman, S.E. Ak., M.M., akrab disapa Pak Amin mulai menempati meuligoe di kawasan Blang Padang Banda Aceh, Sabtu, 8 Juli 2017. Amin menempati kediaman resmi wali kota itu ditandai dengan peusijuek (tepung tawari) oleh para ulama.

Ada lima ulama yang peusijuek wali kota, yakni Abu Syeikh H. Hasanoel Bashry Hg (Abu Mudi), Abah H. Hasnawi Lamno disusul Waled Marhaban bakongan, Abu Syukri Daud Pango dan terakhir ditutup Abu Zulfanwandi Hasan MA. Bersamaan dengan wali kota, juga di-peusijuek Wakil Wali Kota Drs. H. Zainal Arifin.

Usai peusijuek, Amin dalam sambutannya mengungkapkan kebahagian karena tamu pertama yang datang ke meuligoe di hari pertama ia tempati adalah para ulama. “Sebenarnya kami ingin menempati pendopo ini kemarin, tapi kenyataanya hari ini terealisasi dan tamu pertama adalah para ulama. Ini merupakan kebahagiaan bagi saya dan keluarga,” ujarnya.

Amin mengatakan, pintu meuligoe selalu terbuka untuk kalangan ulama dan juga warga kota. Karena menurutnya sebagai daerah yang menerapkan program penegakan syariat Islam maka dalam menjalankan roda pemerintahan, dirinya bersama Zainal Arifin membutuhkan bimbingan dan arahan dari para ulama.

Kegiatan ini diakhiri dengan doa bersama dipimpin Abu Mudi. Kemudian wali kota menjamu makan para ulama ini berserta 50 tamu yang ikut hadir di meuligoe.[](rel)