BLANGKEJEREN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues mendukung penguatan tim intensifikasi dan ekstensifikasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dilakukan Bupati Gayo Lues Suhaidi, S.Pd, M.SI, dan Wakil Bupati H. Maliki, langkah itu diangap tepat untuk menggali potensi PAD Gayo Lues dimasa yang akan datang.

“Mengigat pentingnya peningkatan PAD disaat keterbatasan dana transfer keuangan Daerah dari Pemerintah Pusat, saya menghimbau kepada Pemda Gayo Lues menyusun langkah setrategis dalam peningkatan PAD melalui Tujuh langkah,” kata H. Ibnu Hasim anggota DPRK Gayo Lues dari Partai Demokrat, Kamis, 4 September 2025.

Tujuh langkah yang dimaksut mantan Bupati Gayo Lues Dua periode itu adalah penempatan personel yang mempunyai wawasan dan kemampuan dalam pengelolaan PAD, melakukan pendataan baru terhadap objek dan subjek PAD, menggali objek PAD baru, dan melakukan penyuluhan-penyuluhan kepada subjek PAD secara berkala.

“Kemudian memelihara dan memanfaakan aset daerah yang menghasilkan, membuat atau merubah regulasi pengelolaan aset Daerah yang dapat menghasilkan PAD, dan Bupati harus melakukan penekanan khusus pakta integritas PAD kepada Kepala SKPK,” katanya.

Untuk itu, H. Ibnu Hasim menyarankan agar setiap akhir Bulan dilakukan rapat evaluaai dengan tim intensifikasi dan ekstensifikasi, dan dalam rapat ini, setiap SKPK harus menyampaikan laporan terkait perkembangan dan permasalahan yang dihadapi.

“Permasalahan yang dihadapi SKPK didiskusikan dalam rapat evaluasi guna mencari solusi dan petunjuk dari tim PAD atau dari Bupati dan Wakil Bupati,” ujarnya.[]