IDI RAYEK- Mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, menginginkan pemilukada di Aceh dilaksanakan secara halal, tidak melanggar aturan agama dan negara.
Bèk na meufitnah-fitnah, bèk na culik-menculik. Semoga proses pilkada di Aceh terlaksanakan dengan halal, apa pun yang kita lakukan jangan sampai melanggar aturan, ujar Irwandi dalam temu ramah dengan Relawan Irwandi di Gampông Alue Bu, Kecamatan Peureulak Barat, Rabu, 16 Maret 2016.
Menurut Irwandi, perpolitikan di Aceh berjalan mulus pascatsunami melanda daerah ini pada 2004 lalu. Sistem politik Aceh juga menjadi contoh untuk provinsi lain ketika itu.
Tapi thôn 2012, politik Aceh reuloh. Nyoekeuh yang geutanyoe harap pilkada ukeu nyoe beu haleu, beu na anugrah demokrasi yang jroh, katanya.
Dalam temu ramah itu, Irwandi juga menegaskan kepada tim pemenangannya untuk bekerja secara demokrasi yang baik.
Kami mewajibkan tim pemenangan Irwandi agar bekerja secara aturan demokrasi yang benar, dan jika ada tim kita yang melanggar dengan aturan itu segera kita keluarkan dalam barisan. Meunyoe pilkada tapeugot dengon haleu, raseuki yang tabi keu keluarga pih haleu, kata Irwandi.[](bna/*sar)

