BANDA ACEH – Irwandi Yusuf mengatakan kedatangannya pada acara buka puasa bersama di gedung DPD Partai Demokrat hanyalah sekadar silaturahmi.

Menurutnya keseriusan Partai Demokrat mengusung dirinya di Plikada mendatang bisa langsung ditanyakan kepada Partai Demokrat.

“Namun faktanya adalah kedatangan saya pada acara buka puasa bersama ini hanya sekadar silaturahmi, kalau pun ada politik-politik mungkin itu selingan. Selain itu, pemberitaan sebelumnya bahwa saya akan menggandeng Demokrat bisa jadi iya, bisa jadi tidak karena belum ada surat, demokrat juga belum mengeluarkan surat,kemungkinan karena masih terlalu dini,” ujarnya.

Ia megaku, hal itulah yang menjadi pembicaraannya dengan Demokrat bahwa kalau ingin dideklarasikan sebelum lebaran butuh formalitas.

“Jadi setelah keluar surat dari Demokrat maka akan kita deklarasikan untuk membuat yakin partai-partai lain,” katanya.

Mengenai pernyataan Nova Iriansyah yang sangat mengapresiasi sosoknya yang dianggap berhasil di pemerintahan masa lalu, menurut dia, itu sangat baik dan menjadikan batu pijakan.

“Melanjutkan apa yang sudah ada, memperbaiki yang sudah rusak dan menciptakan kembali apa yang hilang,” katanya.

Dia menambahkan timses sudah termasuk relawan yang dibentuknya di gampong sudah mencapai 75 persen dan mereka loyal dan sepenuhnya memberi keputusan kepadanya. Jadi, kata dia, tidak ada gonjang-ganjing ketika merapatnya Nova Iriansyah menjadi Wakil nantinya.

Menurutnya, secara kebersamaan di Internal PNA memang sudah jauh hari mendukung keputusannya, namun secara formalnya baru malam kemarin keluar surat resmi.

“Mengenai satu kursi lagi yang dibutuhkan ketika jadi berkoalisi dengan Partai Demokrat, saya berharap mendapat sembilan kursi lagi. Dan selama ini yang paling dekat denga saya itu Partai Golkar, jadi negosiasi itu langsung dengan Setya Novanto,” katanya.[]

Laporan Ramadhan