Kamis, Juli 25, 2024

Cari HP di Bawah...

Mencari HP dengan harga terjangkau namun tetap memiliki performa yang handal memang bisa...

Siswa Diduga Keracunan Selepas...

SIGLI - Jumlah siswa yang dirawat akibat dugaan keracunan setelah konsumsi nasi gurih...

Spanduk Dukungan Bustami Maju...

LHOKSEUMAWE - Sejumlah spanduk berisi dukungan kepada Bustami Hamzah untuk mencalonkan diri sebagai...

Yayasan Geutanyoe Rayakan Hari...

LHOKSEUMAWE - Yayasan Geutanyoe merayakan Hari Anak Nasional tahun 2024 bersama 227 anak...
BerandaLuncurkan Kapal Perang,...

Luncurkan Kapal Perang, Erdogan: Banyak Negara Tertindas Butuh Bantuan Turki

ISTANBUL – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengatakan Turki berada di dalam lingkaran api dan banyak negara tertindas menunggu dukungan negara dua benua tersebut. Karenanya, Turki harus meningkatkan kemampuan pertahanan dan pencegahan bahaya dari apapun.

“Ketika kita melakukan itu, kita perlu menggunakan sumber daya lokal dan nasional,” kata Presiden Erdogan, saat meluncurkan sebuah kapal perang CG Burgazada produksi Turki, di Istanbul, Sabtu, 17 Juni 2016.

Pada peluncuran kapal angkatan laut Turki itu, Presiden menegaskan, negara bekas Ottoman dan Bizantium tersebut telah swasembada dalam pertahanan nasional dan internasional.

“Turki akan segera berada dalam posisi untuk membuat kapal induk sendiri. Turki membangun perusahaan besar khusus untuk industri pertahanan dan isu-isu militer karena letak geografis yang strategis kami,” katanya.

Presiden Turki ini sebelumnya mengatakan industri pertahanan Turki akan menjadi mandiri pada 2023, seratus tahun deklarasi republik.

The Burgazada adalah kapal perang berukuran sedang yang diproduksi di bawah proyek MILGEM. Yang pertama adalah Heybeliada, diluncurkan pada tahun 2008.

Kapal-kapal, yang diberi nama setelah Kepulauan Princes off Istanbul, dirancang untuk pencarian dan penyelamatan, patroli dan tugas peperangan anti-kapal selam dan dipersenjatai dengan senapan 76 milimeter, rudal dan torpedo dan membawa helikopter Seahawk.

Kapal-kapal ini memiliki kecepatan maksimum lebih dari 29 knot (33 mil per jam) dan sekali tempuh berjarak 3.500 mil laut.

Erdogan juga melakukan “upacara las” pada TCG Kinaliada, korvet MILGEM lain yang dijadwalkan akan selesai pada Mei tahun depan.

Menteri Pertahanan, Fikri Isik, mengatakan Turki adalah salah satu di antara 10 negara yang memproduksi kapal perang.

“Tingkat produksi dalam negeri Turki dalam industri pertahanan meningkat menjadi 60 persen dari 24 persen,” katanya. Mengurangi ketergantungan pada impor senjata asing adalah tujuan utama dari industri pertahanan Turki.

Perdana Menteri Turki, Binali Yildirim, yang turut hadir pada upacara tersebut mengatakan pemerintah telah menginvestasikan $ 30 miliar dalam industri pertahanan selama 14 tahun terakhir.[]Sumber:Anadolu Agency

Baca juga: