Selasa, Juni 25, 2024

Yayasan HAkA Minta APH...

BANDA ACEH - Berdasarkan pemantauan yang dilakukan Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh...

HUT Ke-50, Pemkab Agara-Bulog...

KUTACANE - Momentum HUT Ke-50, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tenggara bekerja sama dengan...

Pemilik Gading Gajah Super...

BLANGKEJEREN - Satreskrim Polres Kabupaten Gayo Lues berhasil mengungkap kasus kepemilikan dua gading...

YARA Minta Polisi Transparan...

ACEH UTARA - Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mendesak kepolisian serius menangani kasus...
BerandaBerita AcehISAD dan Tu...

ISAD dan Tu Sop Jeunieb Peusijuek Guru Besar UIN Ar-Raniry

BANDA ACEH – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Alumni Dayah (DPP ISAD) melakukan prosesi peusijuek Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Dr. Muhibuthabary, M. Ag.

Prosesi peusijuk oleh ISAD dilakukan oleh Ketua Dewan Pembina ISAD, Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab (Tu Sop Jeunieb) yang berlangsung di Hotel Hermes Palace di awal pengajian rutin yang diselenggarakan oleh ISAD, Majelis Tastafi Banda Aceh dan Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (Hipsi) Aceh.

Selain itu, pada waktu yang sama ISAD juga melakukan peusijuek terhadap dua Pembina ISAD yang akan melaksanakan ibadah haji, yaitu Tgk Akmal Abzal dan Abu Mustafa Prupok.

Ketua DPP ISAD, Tgk. Mustafa Husen Woyla dalam sambutannya mengatakan, prosesi peusijuek ini dilakukan sebagai bentuk do’a dan tasyakur mudah-mudahan senantiasa diberikan keberkahan oleh Allah Swt.

“Keberadaan Prof. Dr. Muhibuthabary, M.Ag sebagai guru besar yang merupakan murni alumni dayah adalah sebuah kebanggaan bagi kita kalanngan dayah. Bahwa dari dayah dapat melahirkan orang-orang hebat. Kami sangat berterimakasih kepada Prof. Muhibuthabary yang setia menjadi Pembina ISAD, “ujar Tgk. Mustafa Husen Woyla.

Prof. Dr. Muhibuthabary, M.Ag berhasil meraih gelar tertinggi dalam dunia akademik sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Hukum Islam dan akan dikukuhkan sebagai Guru Besar pada Rabu 29 Mei 2024 oleh Direktur Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia. Selain sebagai pengajar di UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Muhibuthabary, M.Ag saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh.

Sesuai prosesi peusijuek, dilanjutkan dengan kajian rutin dengan tema “Menanti Pemimpin Pro Syari’at Islam di Aceh” yang diisi oleh Ketua Umum Himpunan Ulama Dayah (HUDA) Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab, Ketua Majelis Tastafi Banda Aceh Abi H Umar Rafsanjani, Lc, MA dan Sekjend ISAD Dr. Teuku Zulkhairi, MA.

Prosesi peusijuek dan pengajian ini diikuti oleh hampir dua ratusan peserta yang berasal dari berbagai latar belakang. Pengajian rutin yang diselenggarakan di Hotel Hermes telah berlansung sejak empat tahun terakhir yang dilaksanakan selama sebulan sekali dengan mengundang narasumber dari berbagai kalangan.(ril)

 

Baca juga: