MEULABOH – Anggota Komisi VI DPR Aceh T. Iskandar Daod meminta Badan Pelayanan Jasa Kesehatan Kesehatan di Aceh betul-betu siap dalam memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, termasuk pengadaan fasilitas pendukung pelayanan di tingkat desa.
“Jangan sampai masih ada masyarakat yang mengeluarkan uang untuk mendapatkan fasilitas kesehatan sepeti ambulans, jangan sampai ada kesan lembaga besar seperti BPJS tidak ada dana,” kata T. Iskandar Daod yang berasal dari dapil 10 kepada wartawan dan organisasi sipil di Corner City, Meulaboh, Aceh Barat, 31 Agustus 2016.
Iskandar menyanyangkan masih ada masyarakat yang harus mengeluarkan uang terlebih dahulu untuk mendapatkan pelayanan, dan sebulan kemudian baru diganti pihak BPJS.
“Ini sangat kita sayangkan, Pemerintah Aceh harus aktif mengawal pelayanan BPJS ini,” ujar Iskandar Daod yang juga ketua Komisi VI DPR Aceh.
Pertemuan Iskandar Daod dengan media dan masyarakat sipil Aceh Barat dalam rangka reses 2016.
Iskandar Daod juga menjelaskan selama perjalanan reses, menemukan beberapa persoalan administrasi terkait BPJS, termasuk kartu BPJS ganda, peruntukan BPJS untuk orang yang sudah meninggal, dan sensus yang tidak tepat.[](ihn)


