BANDA ACEH — Istri Wakil Gubernur Aceh Dr. Dyah Erti Idawati sore tadi menjenguk bayi penderita gizi buruk di Jalan Tanggul Kuta Alam, Banda Aceh, Jumat, 13 Oktober 2017.

Kunjungan ini dalam rangka agenda Jumat Peduli yang akan digalakkan oleh Dyah Erti Idawati sebagai bentuk kegiatan sosial di masyarakat.

Kehadiran Dyah Erti Idawati, yang didampingi istri Ketua Fraksi Partai Demokrat Aceh DPR Aceh, Rida, diterima langsung oleh kedua orang tua bayi tersebut, Nurhayati dan Adi Saputra. Bersama rombongan istri Wagub turut serta seorang dokter untuk melihat langsung kondisi bayi berusia delapan bulan itu.

Kedatangan rombongan juga sudah ditunggu oleh sejumlah anggota Komunitas Solidaritas Dhuafa Aceh (KSDA) yang selama ini membantu mengadvokasi keluarga tersebut.

Baca: Bubur Merah untuk Bunga

Amatan portalsatu.com, saat rombongan istri Wagub tiba di rumah keluarga miskin tersebut, sudah ditunggu oleh sejumlah ibu-ibu yang mengenalkan diri sebagai istri Camat Kuta Alam, Ketua Puskesmas Kuta Alam, istri Geuchik setempat, dan sejumlah warga lainnya.

Seketika kamar kontrakan keluarga Nurhayati yang hanya berukuran 3×3 meter itu penuh sesak. Dikerumuni banyak orang seperti itu, putri mereka yang menderita kekurangan gizi, Bunga, terlihat sempat menangis.

Perempuan yang akrab disapa Ida tersebut mengajak Nurhayati dan Adi Saputra mengobrol. Ia menanyai apa aktivitas sehari-hari pasangan suami istri tersebut. Ida mengaku prihatin dengan kondisi Bunga dan dua anak Nurhayati lainnya. Apalagi selama ini mereka tidak mendapatkan akses kesehatan dan anaknya tidak bisa sekolah karena tidak punya KTP dan identitas keluarga lainnya.

“Mungkin kalau di kampung masih bisa dimaklumi ya, tapi ini di kota,” ujar Dyah Erti Idawati kepada portalsatu.com sebelumnya.

Baca: Saat Gizi Buruk Menghinggapi Bunga

Kepada pasangan suami istri tersebut Dyah Erti Idawati juga mengatakan bahwa pihaknya akan memantau secara khusus perkembangan Bunga.

Ia juga memberi nasehat khusus kepada Adi Saputra, agar lebih memprioritaskan keluarganya dengan bersikap proaktif untuk mengurus hal-hal yang berkaitan dengan administrasi negara.

Baca: Anggota Dewan Jenguk Bayi Penderita Gizi Buruk di Kuta Alam

Sementara itu, Nurhayati mengaku sangat bahagia dan berterimakasih telah dikunjungi oleh istri orang nomor dua di Aceh tersebut. Kepada portalsatu.com usai kepulangan rombongan yang menjenguknya ia mengatakan, sebelumnya juga ada datang pihak Dinas Sosial Banda Aceh untuk memberikan sejumlah bantuan berupa susu formula, bantal, dan pakaian.

Pada Kamis, 12 Oktober 2017, anggota DPRK Banda Aceh Arida Saputra juga telah menjenguk keluarga tersebut setelah mengetahui kabar mereka dari aktivis KSDA. Anggota dewan dari Dapil Kuta Alam itu langsung menghubungi pihak Dinas Sosial untuk membantu mengurus persoalan administrasi keluarga tersebut.[]