BLANGKEJEREN – Pertunjukan Saman massal 10.001 penari yang dihelat di Lapangan Seribu Bukit, Gayo Lues akan ditampilkan dalam satu sesi selama 30 menit, Minggu, 13 Agustus 2017.
Sekretaris Pelaksana Syarifuddin kepada portalsatu.com mengatakan, sebelumnya direncanakan pertunjukan massal tersebut disuguhkan dalam tiga sesi. Masing-masing 13 menit, 11 menit, dan 9 menit.
Menurutnya, perubahan mekanisme tampil itu lantaran panitia mengkhawatirkan bubarnya peserta tari pada saat istirahat. Dengan ini diprediksi jadwal tampil akan tergantung dan tidak maksimal.
“Di waktu senggang takutnya hilang peserta, maka kita simpulkan untuk tampil dalam satu sesi. Soal kemampuan peserta sudah kita tes pada geladi resik, dan terbukti mereka (peserta-red) sanggup untuk tampil,” ujar Syafruddin, Sabtu malam, 12 Agustus 2017.
Pantauan portalsatu.com di lokasi, ribuan pengunjung mulai menyesaki tribun sejak pagi tadi, Minggu, 13 Agustus 2017.
Gubernur Irwandi Yusuf juga sudah tiba di Gayo Lues. Pesawat pribadi Hokagata Hanakaru juga sempat beberapa kali memutar di atas Lapangan Seribu Bukit. Hiruk pikuk peserta dan masyarakat yang hadir juga kentara melambaikan tangan.
Informasi yang diperoleh dari panitia, sejumlah tamu undangan dari kementerian juga dilaporkan sudah tiba di Gayo Lues. Mereka di antaranya Pamuji Lestari (Asisten Deputi Urusan Warisan Budaya Kementerian Koordinator PMK RI), Wijanarko Setyawan (Asisten Deputi Urusan Pemberdayaan Kawasan Strategis Dan Khusus Kemenko PMK RI), Haris Djayati (Kepala Bidang Cagar Budaya dan Permuseuman Kemenko PMK RI), Gauran Mancacarita Dipura (Staf Analisis dan Substansi Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK/Perwakilan Penilai Dari Unesco), Moon Cahyadi (Kepala Bidang Pengembangan Kawasan Khusus Kemenko PMK RI), Panca Dewi Setyarini (Kasubid Pemukiman dan Transmigrasi Kemenko PMK RI), dan Ketua Komisi X DPR RI Teuku Riefky Harsya.[] (*sar)

