BLANGKEJEREN – Dua desa di Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues masih sangat sulit dilintasi kendaraan roda Dua dan Roda Empat paska banjir, akses menuju desa itu sangat memprihatinkan lantaran jalanya tak kunjung diperbaiki Pemerintah setempat.
Jalan desa yang belum diperbaiki itu adalah jalan menuju desa Ekan dan jalan menuju desa Pasir Putih, Kecamatan Pining, bekas longsoran masih belum dibersihkan, dan batu-batu masih menyulitkan pengendara untuk masuk desa.
Salah seorang warga Kecamatan Pining, Aman Siti, Minggu 02 Agustus 2026, mengatakan kedua desa tersebut terkesan dibiarkan Pemerintah Darah, dan belum ada tanda-tanda akan diperbaiki meskipun sudah lama terjadi banjir dan tanah longsor.
“Kami berharap agar Pemerintah Daerah Gayo Lues membuka mata, melihat kondisi desa kami, dan melakukan perbaikan jalan yang tertimbun longsor, serta memperbaiki jalan yang sulit dilewati,” katanya.
Seharusnya, paska banjir dan tanah longsor langsung dimasukan alat berat untuk menyisir badan jalan yang tertimbun longsor dan batu, tetapi sudah Delapan Bulan lebih berlalu banjir dan tanah longsor, keadaan jalan menuju desa Pasir Putih dan desa Ekan masih sulit dilintasi.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gayo Lues Muhaimini, mengatakan jalan Pasir Putih sudah pernah diperbaiki sebelumnya, bisa jadi rusak lagi dikeruk air hujan dan air sungai.
“Kami akan segera melakukan perbaikan lagi jalan Pasir Putih dan jalan desa Ekan yang tertimbun longsor,” katanya melalui sambungan Telepon WhatsApp.[]




