BLANGKEJEREN – Jalan lintas nasional yang menghubungkan Kabupaten Gayo Lues dengan Kabupaten Aceh Tenggara kembali longsor di daerah Tetumpun, Kecamatan Putri Betung, Gayo Lues, Ahad, 19 Mei 2024, malam.

Akibat longsor itu, satu mobil Taxi jenis Inova warna putih dari arah Gayo Lues menuju Medan terjebak lumpur. Penumpang mobil itu terpaksa naik angkutan lain.

“Mobil itu baru bisa keluar dari lumpur setelah beberapa jam kemudian, itupun setelah digali longsorannya, didorong dan ditarik pengguna jalan lainnya di lokasi,” kata H. Ibnu Hasim, Wakil Ketua DPRK Gayo Lues, Senin (20/5), pagi.

Saat terjadi longsor dan banjir bandang di Kecamatan Putri Betung minggu lalu, Ibnu Hasim telah mengingatkan PPK-8 agar membersihkan sisa longsor dari pinggir jalan, sehingga ketika turun hujan deras, jalan tidak lagi longsor.

“PPK-8 tidak mengindahkan apa yang kita sampaikan sebelumnya. Padahal setiap terjadi longsor, maka akan longsor lagi ketika sisa longsor tersebut tidak segera dibersihkan,” katanya.

Mantan Bupati Gayo Lues dua periode itu kembali mengingatkan PPK-8 agar menempatkan alat berat di lokasi yang rawan longsor. Sehingga jalan lintas nasional tidak lumpuh dalam waktu yang lama.

“Kita meminta agar sisa longsor semuanya dibersihkan, jangan sampai menumpuk di pinggir jalan karena itu akan berdampak longsor lagi ketika datang hujan,” ujarnya.

Mneurut Ibnu Hasim, Senin pagi ini jalan lintas nasional Gayo Lues menuju Aceh Tenggara sudah bisa dilintasi kendaraan. Namun jika turun hujan, jalan tersebut berpotensi tertimbun longsor lantaran banyak batu dan pasir sisa longsor yang belum dibersihkan.[]