SUBULUSSALAM – Pejabat (Pj) Wali Kota Subulussalam, Azhari, S. Ag, M.Si mengatakan kehadirannya ke kota Bumi Syekh Hamzah ditugaskan oleh negara bukan karena partai politik. Tugas Pj wali kota untuk menjalankan roda pemerintahan sampai terpilihnya wali kota definitif.
“Saya sampaikan, saya ini orang yang ditugaskan oleh negara, ditugaskan oleh pemerintah, untuk mendorong Kota Subulussalam sampai terpilihnya wali kota definitif,” kata Azhar kepada awak media usai memimpin apel di Kantor Wali Kota Subulussalam, Senin, 20 Mei 2024.
Hal ini disampaikan Azhari menjawab beragam isu terkait penugasanya dirinya berhasil menjadi Pj Wali Kota Subulussalam karena rekomendasi partai politik tertentu. Azhari menyebut hal tersebut hanya sekadar isu saja.
“Sebelumnya kan tidak ada nama saya muncul dari rekomendasi DPRK, tidak ada kan,” ucap Azhari.
Karena itu, kata Azhari fokus kebijakan ke depan tidak ada untuk kepentingan pribadi dan kelompok, tapi untuk kepentingan masyarakat secara umum, membawa pemerintahan ini menjadi lebih baik lagi ke depan.
Dalam kesempatan itu, Azhari belum menyebutkan langkah strategis apa saja yang akan dilakukan dalam waktu dekat, karena ia akan terlebih dahulu menggelar rapat bersama Sekda dan jajaran SKPK Subulussalam.
Namun secara sepintas Azhari sempat menyinggung persoalan honor tenaga medis dan perangkat kampong termasuk menjadi prioritas. Ia juga mengajak seluruh jajarannya bekerja sama untuk memberikan yang terbaik bagi Kota Subulussalam.[]




