SUBULUSSALAM – Ruas jalan nasional di kawasan Sisik Naga, Kampung Dasan Raja, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Provinsi Aceh rusak parah lantaran aspal terkelupas. Akibatnya badan jalan mengeluarkan material seperti batu dan pasir serta tanah. 

Kendati kerusakan ini sudah terjadi beberapa tahun belakangan, tetapi belum ada perbaikan dari dinas terkait.

Pantauan portalsatu.com, Minggu, 29 Januari 2017 badan jalan mengalami rusak berat sekitar 100 meter. Kondisi ini menyebabkan kendaraan roda empat dan kendaraan roda dua harus ekstra hati-hati melewati akses tersebut.

Kerusakan badan jalan persis berada di tanjakan menikung menuju Aceh Singkil. Sejumlah kendaraan melintas terlihat kesulitan saat menaiki tanjakan yang rusak akibat badan jalan mengalami penurunan.

“Susah melintas karena badan jalan rusak parah, harus hati-hati saat melintas di kawasan ini, apalagi tanjakan,” kata salah seorang pengguna jalan, Amirin.

Selain kondisi jalan rusak dan berbatu, badan jalan di kawasan itu juga tidak rata. Kondisi ini diduga akibat timbunan tanah yang mengalami penurunan. Kondisi badan jalan ini menyulitkan kendaraan roda empat, terutama yang melintas ke Aceh Singkil. Tak jarang mobil angkutan barang mengalami kecelakaan.

“Karena sebelum tanjakan, kondisi jalan rusak parah, mobil harus pelan-pelan saat tanjakan akhirnya tak sanggup naik. Mobil mundur ke belakang dan terbalik, itu sering terjadi,” katanya

Hal yang sama juga disampaikan, Bahri Manalu. Jangankan roda empat, sepeda motor saja harus ekstra hati-hati melewati ruas jalan nasional tersebut. Apalagi saat malam hari di lokasi tersebut tidak ada lampu penerang jalan.[]