BLANGKEJEREN – Jalan perkebunan lembah Kodim Desa Penggalangan, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, putus total setelah diterjang arus sungai. Jalan pengangkut hasil perkebunan itu kini tidak bisa dilintasi kendaraan roda empat dan roda dua lantaran gorong-gorong di sungai itu ikut hanyut.

Randa, petani kopi yang berkebun di Lembah Kodim Penggalangan,  lSenin, 30 Mei 2022, mengatakan jalan yang putus itu satu-satunya akses petani menuju kebun. Sejak putusnya jalan tersebut, hasil pertanian dan perkebunan dari daerah itu sulit dibawa pulang.

“Sejak jalan itu putus diterjang arus sungai dua minggu lalu, kendaraan roda empat dan roda dua tidak biasa melintas lagi. Jadi hasil pertanian dan perkebunan yang ada terpaksa dipikul,” katanya.

Randa berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gayo Lues bisa melakukan perbaikan tahun ini, karena jalan itu sangat dibutuhkan petani untuk menuju kebun dan membawa hasil tani.

“Saya mewakili pemilik lahan yang ada di Lembah Kodim meminta kepada Pemerintah Daerah agar segera melakukan perbaikan. Karena jalan ini sangat kami butuhkan untuk mengangkut hasil tani,” katanya sebelumnya sudah ada upaya dari petani untu melakukan gotong-royong,  namun karena kerusakan sangat parah dan memerlukan alat berat, gotong-royong itu dibatalkan.

Menanggapi jalan Lembah Kodim putus, Amin Tujung, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Gayo Lues, mengatakan akan berupaya melakukan perbaikan jalan tersebut, sehingga petani bisa menuju perkebunan dengan mudah dan membawa hasil dengan nyaman.

“Akan kami upayakan melakukan perbaikan tahun ini juga,” katanya melalui pesan WhatsApp.[]