TAKENGON – Tanah longsor di kawasan Otong-otong Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah menyebabkan jalur Takengon-Bintang atau sisi utara Danau Laut Tawar ditutup sementara.

Pemerintah setempat fokus terlebih dahulu untuk melakukan pencarian korban. Hal tersebut diungkapkan Bupati Aceh Tengah Nasaruddin ketika meninjau lokasi musibah itu, Sabtu, 22 April 2017. 

“Saat ini masih fokus mencari satu orang korban yang menurut laporan saksi mata berada di tepi danau ketika longsor terjadi. Karena itu timbunan tanah longsor yang menutupi badan jalan belum bisa dibersihkan,” ujarnya. 

Nasaruddin mengatakan bagi warga yang selama ini memanfaatkan jalur tersebut agar untuk sementara waktu memakai jalan sisi selatan Danau Laut Tawar. 

Kepala BPBD Aceh Tengah Jauhari mengatakan jalan sisi utara Danau Laut Tawar sudah diblokir sementara masing-masing dari arah Takengon dan Bintang. 

Menurutnya, usai melakukan pencarian korban, diperkirakan butuh waktu satu minggu untuk membersihkan longsoran tanah yang menutupi badan jalan. 

Jauhari mengatakan timnya dibantu beberapa pihak terkait saat ini masih melakukan pencarian korban di tepian maupun melalui penyelaman ke dalam danau. 

Longsor yang diperkirakan warga sekitar terjadi pada Sabtu sekitar pukul 11.00 WIB itu menutup badan jalan sepanjang 100 meter dengan ketinggian timbunan tanah mencapai 20-25 meter dan longsoran tanah juga menjorok ke tepi danau Laut Tawar.

Jauhari menyebutkan korban luka-luka akibat musibah tersebut sejauh ini mencapai empat orang. Dua di antaranya dibawa ke Puskesmas Bintang, sementara dua lainnya dirawat di RSU Datu Beru Takengon.[](rel)