SUBULUSSALAM – Ruas jalan Subulussalam menuju Rundeng dan Longkib nyaris putus disebabkan puluhan meter jalan provinsi itu amblas sejak beberapa tahun terakhir.
Pantauan portalsatu.com, Selasa, 4 April 2017 jalan amblas berada di turunan Kampung Sikalondang, Kecamatan Simpang Kiri atau sekitar satu kilometer dari pusat Kota Subulussalam.
Puluhan meter badan jalan amblas berada sebelah kiri menuju Rundeng. Akibatnya akses jalan menjadi sempit, hanya beberapa meter lagi yang tersisa. Kondisi ini rawan kecelakaan, terutama saat malam hari lantaran di lokasi itu tidak ada lampu penerang jalan.
Kerusakan ini diduga akibat bahu jalan terkikis air sehingga badan jalan longsor, ditambah lagi tidak adanya tanggul pengaman jalan di kawasan tersebut. Jika tidak ada penanganan dari dinas terkait, akses jalan provinsi ini diperkirakan semakin amblas dan badan jalan berpotensi putus total.
“Kalau tidak dibangun tanggul pengaman, bisa tambah longsor lagi. Akibatnya jalan ini bisa putus,” kata salah seorang pengguna jalan, Nukman, menyesalkan akses jalan tersebut.
Sejumlah pengguna jalan lainnya juga menyesalkan tidak adanya upaya perbaikan dari Pemerintah Aceh selaku penanggungjawab jalan provinsi Subulussalam-Rundeng.
Akses ini sangat sering dilintasi warga tiga kecamatan, yakni Simpang Kiri, Rundeng dan Longkib. Mereka berharap pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut karena menjadi urat nadi masyarakat selama ini untuk membawa hasil tani mereka ke pasar.
Selain longsor, di lokasi turunan Sikalondang juga terdapat puluhan titik badan jalan Provinsi Subulussalam-Rundeng juga mulai kupak-kapik tidak lagi terbungkus aspal.[] (*sar)



