SUBULUSSALAM – Pemerintah Kota Subulussalam membuka ruas jalan tembus mulai dari Gelombang, Sultan Daulat menuju Muara Situlen, Aceh Tenggara melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dengan alokasi dana sebesar Rp 5 miliar bersumber dari Otsus 2017.
Camat Sultan Daulat, Khairunnas kepada portalsatu.com, Minggu, 9 April 2017 mengaku sangat senang rencana pembukaan ruas jalan tembus tersebut. Selain untuk mempersingkat jarak Subulussalam menuju Aceh Tenggara. Akses ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Sultan Daulat.
Ia menyebutkan, wilayah Sultan Daulat nantinya menjadi kawasan transit bagi masyarakat wilayah pantai barat selatan yang ingin menuju Aceh Tenggara, begitu juga sebaliknya.
“Kita berharap ini nantinya menjadi daerah transit kendaraan yang ingin menuju Kutacane atau pun sebaliknya. Dengan demikian dagangan masyarakat semakin laris, ekonomi meningkat. Ini menjadi impian warga Sultan Daulat selama ini,” kata Kharunnas.
Khairunnas menyampaikan terimakasih kepada Wali Kota Subulussalam, H Merah Sakti dan Wakil Wali Kota Subulussalam, Salmaza yang telah mengalokasikan anggaran pembukaan akses jalan tembus tersebut dan segera dimulai pada tahun ini.
“Karena jika tidak dimulai dari kita, mungkin pihak Provinsi Aceh belum terbuka hatinya untuk membuka jalan tembus tersebut,” ungkapnya.
Ia mengatakan tim survey melibatkan dari pihak Kecamatan Sultan Daulat dan Kutacane dipimpin langsung Koramil Simpang Kiri, Kapten Inf Samsul Bahri beranggotakan 28 orang terdiri dari pihak kepolisian dan unsur masyarakat.
“Survey sudah dilakukan titik kordinat mulai jalan nasional tepatnya, Desa Sigrun, Sultan Daulat sampai ke Bengkung berbatasan langsung dengan Muara Situlen, Aceh Tenggara sepanjang 37 kilometer,” katanya.[]



