SUBULUSSALAM – Warga Kampong Darussalam, Kecamatan Longkib, Kota Subulussalam, mengaku kesal dan marah lantaran bidan desa (bides) yang bertugas di kampong tersebut tidak aktif dan sangat jarang datang ke desa untuk menjalankan tugasnya. Hal ini pernah disampaikan kepada Dinas Kesehatan Kota Subulussalam, tetapi hingga kini belum ada perubahan.

“Bides tidak aktif menjalankan tugasnya, jarang sekali dia datang ke desa,” kata Kepala Desa Darussalam, Kasiman Ujung didampingi Ketua Persatuan Pemuda Longkib (Perlob) Amigo Syahputra kepada portalsatu.com, Senin, 9 Oktober 2017.

Kasiman mengatakan bidan desa yang bertugas di desanya adalah Dewi Kurniasari. Akibat Dewi meninggalkan tugasnya, kata dia, banyak warga yang sakit tidak mendapat penanganan medis.

Kasiman mengatakan kemarahan warga semakin memuncak setelah seorang anak meninggal dunia. Menurutnya anak tersebut tidak mendapatkan penganan medis karena bides tidak ada di tempat.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Perlob Amigo Syahputra. Dia menyanyangkan sikap bides yang tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

“Masyarakat sangat resah, apalagi Desa Darussalam masuk wilayah pedalaman, sehingga sangat membutuhkan bides yang bertanggung jawab menjalankan tugas,” kata Amigo.

Dia meminta dinas terkait untuk menempatkan bidan desa yang bertanggung jawab menjalankan tugasnya. “Ganti saja bides yang sekarang, karena tidak aktif, jarang ke desa, untuk apa itu,” kata Amigo.[]