BLANGKEJEREN – Jaringan internet Telkomsel di Kabupaten Gayo Lues masih ‘melempem’ pascabanjir bandang dan tanah longsor menerpa wilayah tersebut. Kondisi jaringan saat ini nyaris hidup, tetapi tidak bisa digunakan pengguna.
Akibat leletnya jaringan internet Telkomsel di Gayo Lues, sebagian warga terpaksa mencari jaringan internet satelit, Starlink, untuk menghubungi keluarganya.
Salah seorang pengguna jaringan internet Telkomsel di Blangkejeren, Malik, Rabu malam, 10 Desember 2025, mengatakan petugas Telkom sangat lambat melakukan perbaikan jaringan internet di Kabupaten Gayo Lues.
“Sudah 16 hari pascabanjir, jaringan internet Telkomsel masih belum pulih,” katanya di Blangkejeren.
Saat ini, kata Malik, jaringan internet Telkomsel terkadang hidup dan terkadang mati, tetapi lebih sering matinya ketimbang hidupnya. Hal ini mengakibatkan pengguna sangat emosi hingga memilih mencari jaringan satelit.
“Kalau pakai kartu Telkomsel tidak bisa menelepon pakai WhatsApp, pesan WhtasApp saja lama sampainya. Apa lagi mau kirim foto atau video, bisa-bisa hari ini dikirim, besok atau lusa terkirim,” ujarnya.
Warga Gayo Lues ini berharap pihak Telkom lebih cerdas menyajikan jaringan internet, jika memang tidak bisa melalui jalur kabel optik, lebih baik menggunakan jaringan satelit seperti Starlik supaya pengguna merasa nyaman.
“Harga paket data Telkomsel sangat mahal, tetapi pelayanan terhadap konsumen sangat lemah. Sebagai pengguna jaringan Telkomsel di Gayo Lues saya sangat kecewa terhadap pihak Telkomsel,” katanya.[]




