LHOKSUKON – Iskandar, 26 tahun, warga Dusun Alue Meunuang, Gampong Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kawasan sungai Gampong Pante Gaki Bale, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Selasa, 4 Juli 2017 sekitar pukul 08.00 WIB. Korban terseret arus sungai Pante Rambong sejak Sabtu, 1 Juli 2017 lalu.
Kapolres Aceh Utara, AKBP Ahmad Untung Surianata, melalui Kasubbag Humas AKP M Jafaruddin menyebutkan, jasad korban pertama kali ditemukan pencari rumput, M Yani, 29 tahun, warga Pante Gaki Bale. Atas temuan itu, saksi melaporkan ke Polsek Langkahan.
Menurutnya, masyarakat dan tim SAR dibantu BPBD Aceh Timur kemudian mengevakuas jasad korban setelah berkoordinasi dengan Polsek Pante Bidari. Jasad Iskandar selanjutnya dibawa ke Puskesmas Pante Bidari untuk divisum luar yang turut disaksikan keluarga korban.
Berdasarkan hasil visum diketahui jasad Iskandar mengeluarkan busa dari mulut dengan posisi lidah tergigit, perut dan dada distensi atau keras, mata kanan keluar atau timbul pembusukan, kulit telapak tangan dan kaki terkelupas, sudah timbul lebam mayat di kulit, seluruh badan timbul pengerasan.
“Atas visum yang dilakukan terhadap jasad korban, lanjutnya, korban disimpulkan meninggal dunia akibat tenggelam (near drowing). Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” kata AKP Jafaruddin.
Dia menyebutkan jasad korban ditemukan berjarak sekitar 8 kilometer dari jalur sungai lokasi tenggelam.
“Saat ditemukan, jasad itu tersangkut tumpukan kayu sungai di Gampong Pante Gaki Bale,” katanya. []



