BANDA ACEH – Komando Distrik Militer (Kodim) 0101/BS bersama jajaran Polresta Banda Aceh melakukan patroli gabungan dan Operasi Cipta Kondisi di malam hari di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar. Operasi ini untuk meningkatkan keamanan menjelang Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan VI 2017 yang digelar di Banda Aceh, 6 Mei 2017 mendatang.

Dandim 0101/BS Letnan Kolonel (Letkol) Inf Iwan Rosandriyanto, melalui siaran pers yang diterima portalsatu.com mengatakan, patroli ini untuk menciptakan situasi yang aman dari berbagai pelanggaran hukum, sehingga terwujud keamanan bagi warga.

“Saat PENAS nanti banyak tamu dari seluruh Indonesia akan datang berkunjung ke Aceh khususnya Banda Aceh dan Aceh Besar, oleh karena itu keamanan dan kenyamanan lingkungan harus kita tingkatkan” kata Dandim.

Patroli tersebut kata Dandim, dilakukan menjelang tengah malam pada Sabtu, 22 April 2017 diawali dengan apel bersama. Apel ini juga dihadiri Ws Pasiops Kodim 0101/BS Mayor Arh Gayoni Amin, Danramil 14/Baiturrahman dan perwira di Polresta Banda Aceh.

Sementara itu, Kabag Ops yang memimpin patroli tersebut menjelaskan, sasaran utama operasi kali ini adalah menertibkan aksi balapan liar para geng-geng motor di beberapa titik di Kota Banda Aceh yang kerapkali meresahkan masyarakat.

“Sudah banyak laporan dan keluhan masyarakat terhadap aksi-aksi balapan liar, dan ini akan kita tertibkan,” ujar Kabag Ops Kompol Sujatmiko.

Kompol Sujatmiko juga mengingatkan dan memerintahkan kepada seluruh personel gabungan, agar dalam melaksanakan tugas memperhatikan faktor keamanan serta menggunakan cara-cara persuasif untuk membubarkan aksi balapan liar tersebut

“Karena aksi balapan liar kerap dilakukan pada saat menjelang tengah malam, di antaranya berlokasi di jalan Hasan Batoh, jalan Ulee Kareng, Jalan Baru Syiah Kuala, dan jalan Ulee Lheue Banda Aceh,” terang Sujatmiko.

Ia mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen bersama antara Dandim 0101/BS dengan Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol T. Saladin saat menggelar rapat koordinasi pengamanan PENAS di Mapolresta Banda Aceh 21 April lalu.

“Adapun personel gabungan yang dilibatkan berjumlah 200 orang terdiri dari 20 orang personel Kodim 0101/BS dan 180 orang personel Polresta Banda Aceh,” katanya.[]