TAKENGON – Jelang tahun baru 2017 M, sejumlah harga kebutuhan pokok di kota Takengon melambung. Tak terkecuali Bruk U (Batok Kelapa-Red).
Sejumlah penjual kelapa barut bahkan terlihat masih menjajakan dagangannya hingga malam hari. Tidak ada tumpukan Bruk U di tempat mereka seperti biasanya.
Saat portalsatu menyambangi kawasan pajak di Bale Atu, Simpang Lima Kota Takengon, Sabtu malam, terlihat sejumlah pemuda sedang mencari batok kelapa.
“Pane na lom, ka abeh Bruk U,” kata Syukri salah seorang penjual kelapa di sana kepada portalsatu.com, Sabtu malam, 31 Desember 2016.
Beberapa saat berbincang, Syukri mengaku pemesanan batok kelapa di pergunakan untuk ngumpul bareng bersama kerabat sembari bakar-bakar ikan di malam tahun baru.
Ia mengaku, harga batok kelapa yang telah dibungkus dengan berat 3 kilo dijual Rp. 5 ribu Rupiah.
“Kalau dulu memang satu karung 5 ribu, ini karena banyak peminat, maka hukum ekonomi juga berlaku bagi kami,” ujar Syukri sembari menebar senyumnya.
Sebelumnya, pemerintah Aceh Tengah telah mengeluarkan himbauan kepada masyarakat agar tidak merayakan pergantian tahun baru 2017 M.[]

