BANDA ACEH – Para kandidat Gubernur Aceh yang telah mendaftar secara resmi ke KIP bakal melewati beberapa tes selama proses Pilkada 2017. Mereka nantinya juga akan diperiksa kesehatannya yang turut melibatkan BNN, dan harus mengikuti tes membaca Alquran.
Dalam tes baca Alquran, pihak KIP Aceh menjelaskan ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam tes. Mulai dari tajwid, fasahah dan adab.
Komisioner KIP, Junaidi, mengatakan uji baca Alquran sudah dilakukan sejak 2006 dulu. Mekanisme ini juga berlaku dalam perhelatan pilkada saat ini.
“Tajwid itu poinnya 50, Fasahah 30 dan adab 20. Dan calon harus memiliki nilai minimal 50,” ucapnya saat menjelaskan tatacara tes tajwid kepada semua calon yang mendaftar pada Rabu, 21 September 2016.
Ia mengatakan tes ini tak bisa diperbaiki. Jika calon tidak lulus maka tak ada pengulangan. “Nanti yang akan memutuskan bukan kami tapi ada tim dari LPTQ,” kata dia.
Tes tersebut akan dilaksanakan pada 28 September 2016 pagi di Masjid Raya Baiturahman. Tes baca Alquran akan dilaksanakan terbuka untuk umum.[](bna)

