BANDA ACEH – Tahapan rekapitulasi suara Pilkada Aceh 2024 kini telah memasuki tahap pleno di tingkat kabupaten/kota. Beberapa kabupaten/kota bahkan telah menyelesaikan proses ini tanpa ada hambatan.
Ketua Divisi Kawal Suara Pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Aceh nomor urut 02, Juanda Djamal, menyampaikan bahwa suara pasangan Mualem-Dek Fad, sejauh ini tetap terjaga dan aman di semua kabupaten/kota.
Menurut Juanda, di sejumlah kabupaten/kota yang telah menyelesaikan pleno, seperti Pidie Jaya, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Jaya, Subulussalam, Lhokseumawe, Aceh Barat, Langsa, Aceh Tenggara, Bireuen, dan Banda Aceh, tidak ada perubahan jumlah suara yang merugikan.
“Ini memberikan optimisme tinggi seluruh anggota badan pemenangan dan pendukung untuk terus mengawal suara pasangan nomor urut 02 menjelang penetapan akhir,” kata Juanda Djamal dalam keterangannya, Senin malam (2/12).
Rekap suara di pleno kecamatan
Pleno rekapitulasi suara di tingkat kecamatan sudah berakhir pada 1 Desember 2024 tengah malam. Data dihimpun Juanda Djamal, tercatat 290 kecamatan berhasil direkapitulasi di mana hasil akhir paslon 01 Bustami-Syeh Fadil meraih 1.309.375 suara atau 46,73 %, dan paslon 02 Mualem-Dek Fad 1.492.846 suara atau 53,27%.
Menurut Juanda Djamal, hasil pleno rekapitulasi suara tingkat kecamatan di atas menegaskan keunggulan Mualem-Dek Fad daripada Bustami-Syeh Fadil.
“Mudah-mudahan paslon nomor urut 01 dapat menerima hasil akhir tersebut dengan berlapang dada demi membangun masa depan Aceh yang lebih baik secara bersama-sama,” uacap pria yang akrab disapa Bang Joe itu.
Juanda menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang terlibat, terutama para saksi yang telah bekerja keras mengawal suara dari awal hingga saat ini.
“Alhamdulillah, sampai saat ini proses rekapitulasi berjalan dengan lancar. Suara pasangan kita tetap aman dan tidak berkurang sedikit pun. Terima kasih kepada para saksi yang telah menjaga suara ini dengan penuh dedikasi,” ujarnya.
Selain itu, Juanda juga memberikan apresiasi khusus kepada pihak penyelenggara pemilu, mulai dari tingkat TPS hingga provinsi. Menurutnya, kinerja yang ditunjukkan oleh penyelenggara Pilkada Aceh kali ini sangat profesional dan patut diapresiasi.
“Kinerja penyelenggara luar biasa. Mereka telah bekerja keras memastikan suara masyarakat terjaga dengan baik. Ini adalah pencapaian yang perlu dipertahankan hingga proses penetapan akhir nanti. Kami sangat menghargai upaya mereka,” jelas Juanda.
Ia juga menyoroti peran penting pihak keamanan yang telah menciptakan situasi kondusif selama proses pemilu berlangsung. Menurutnya, kerja sama antara penyelenggara dan aparat keamanan menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan pilkada yang damai dan demokratis.
Juanda berharap agar kinerja baik ini terus berlanjut hingga seluruh tahapan selesai, termasuk penetapan hasil akhir. Pihaknya percaya dengan komitmen penyelenggara dan keamanan yang terus menjaga netralitas, suara rakyat akan tersampaikan dengan adil dan transparan.
“Ini bukan hanya kemenangan kandidat, tetapi juga kemenangan seluruh masyarakat Aceh yang sadar atas pentingnya penguatan perdamaian dan Upaya kita dalam menciptakan suasana politik yang demokratis,” pungkasnya.[](rilis)






