ACEH UTARA – Seorang warga Dusun Kareung, Gampong Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Zakaria (51), meninggal dunia akibat tersambar petir saat hujan deras disertai angin kencang. Ketika itu korban berada di dalam rumahnya, Senin, 13 April 2026, sekitar pukul 14.50 WIB.
Korban lainnya seorang anak berusia 9 tahun, Khalis Multazam, tetangga Zakaria, mengalami luka akibat tersambar petir dan sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Langkahan sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara.
Kapolres Aceh Utara, AKBP Trie Aprianto, melalui Kapolsek Langkahan Iptu Edi Munandar, dalam keterangannya, Selasa (14/4), mengatakan, diketahui petir pertama sekali menyambar meteran listrik rumah milik salah seorang warga setempat, Rusli, tetangga korban, yang mengeluarkan suara ledakan setelah tersambar. Beberapa menit kemudian, istri korban meminta pertolongan karena suaminya telah tersambar petir di dalam rumah.
Menurut Edi, saat mendengar ada warga yang meminta tolong, Rusli langsung menuju ke rumah Zakaria untuk memberikan pertolongan. Tiba di lokasi, korban ditemukan dalam kondisi terlentang di bagian dapur rumah. Ketika itu yang bersangkutan sempat memberikan pertolongan dengan cara menggosok minyak di dadanya, namun korban tidak menunjukkan adanya reaksi.
Tidak lama kemudian, kata Edi, datang seorang warga lainnya, Majidah, juga meminta pertolongan karena anaknya, Khalis Multazam pun tersambar petir. Rumah Khalis berdekatan dengan rumah Zakaria. Sekitar pukul 16.10 WIB, kedua korban dibawa ke Puskesmas Langkahan untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, tiba di puskesmas Zakaria dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis. Sedangkan Khalis Multazam harus mendapatkan perawatan intensif.
“Selanjutnya, Khalis dirujuk ke RSUCM untuk penanganan lebih lanjut. Sementara jenazah korban Zakaria, dipulangkan ke rumah duka untuk dilakukan fardu kifayah,” ungkap Edi.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kata Edi, terungkap sambaran petir turut mengenai meteran listrik milik saksi Rusli, yang menjadi sumber aliran listrik ke rumah korban Zakaria dan Khalis.
“Atas peristiwa ini, kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan deras disertai petir, terutama dengan menghindari penggunaan peralatan listrik serta mencari tempat yang aman guna mencegah kejadian serupa,” ujar Edi Munandar.[]




