Rabu, Juli 24, 2024

Tinjau Venue PON XII,...

SIGLI - Pemerintah Kabupaten Pidie meminta rekanan terus memacu pekerjaan tiga venue yang...

Wali Nanggroe dan Mualem...

JAKARTA – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar...

Balai Syura: Perempuan Aceh...

BANDA ACEH - Balai Syura Ureung Inong Aceh dan seluruh elemen gerakan perempuan...

Pemko Subulussalam dan Pemkab...

SUBULUSSALAM - Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam menjalin kerja sama atau MoU dengan Pemerintah...
BerandaNewsJurnalis Pase Tuntut...

Jurnalis Pase Tuntut Oknum TNI AU Pemukul Wartawan Dipecat

LHOKSEUMAWE- Puluhan jurnalis Pase (Aceh Utara dan Lhokseumawe) yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Persatuan Wartawan Aceh (PWA) berunjukrasa, Jumat, 19 Agustus 2016. Mereka menuntut, oknum TNI AU yang melakukan kekerasan pada dua jurnalis di Medan dipecat.

Pantauan portalsatu.com, sekitar pukul 10.00 WIB tadi puluhan jurnalis tersebut berorasi di depan Taman Riyadhah, Lhokseumawe. Dalam orasinya, mereka meminta seluruh jurnalis di Indonesia memboikot seluruh pemberitaan tentang aktivitas TNI AU.

Mereka menilai, aksi kekerasan terhadap dua jurnalis yang dilakukan oknum TNI AU di Medan merupakan salah satu praktik pelanggaran hukum. Seharusnya, TNI sebagai alat negara mampu memberikan perlindungan terhadap masyarakat, bukan malah melakukan kekerasan.

“Apabila masih mengedepankan cara-cara kekerasan dalam menyelesaiakan setiap masalah, ini merupakan salah satu bukti TNI harus melakukan reformasi birokrasi secara total. Padahal lembaga militer Indonesia itu memiliki moto “Bersama Rakyat TNI Kuat” tapi itu bohong,” kata Rahmad YD, koordinator aksi dalam orasinya.[](ihn/*sar)

Baca juga: