BLANGKEJEREN – Dinas pendidikan Kabupaten Gayo Lues memastikan seluruh sekolah yang terdampak banjir dan tanah longsor tetap melaksanakan proses belajar mengajar pada Senin 5 Januari 2026, hal itu disampaikan Kadis Pendidikan Gayo Lues Salid S.Pd, MM., Sabtu malam, 3 Januari 2025.

“Seluruh sekolah yang ada di Gayo Lues, baik yang terdampak banjir dan yang tidak, tanggal 5 Januari 2026 mulai masuk sekolah. Dan semua jenjang mulai dari TK, SD, dan SMP tetap melaksanakan proses belajar mengajar,” katanya melalui pesan WhatsApp.

Saat banjir dan tanah longsor menerjang Kabupaten Gayo Lues sebulan yang lalu, ada beberapa gedung sekolah yang hanyut, ada yang tertimbun lumpur, dan ada juga yang rusak parah hingga tidak bisa difungsikan lagi sebagai tempat belajar mengajar.

“Untuk memastikan anak didik tetap bisa menjalani belajar, Dinas Pendidikan Gayo Lues bekerjasama dengan BPBD dan Batalyon telah mendirikan tenda sekolah darurat di Sembilan sekolah jenjang TK, SD dan SMP yang terdampak,” ujarnya.

Proses belajar mengajar kata Kadis Pendidikan, tetap dilaksanakan menggunakan kursi, meja, dan papan tulis, hal itu dilakukan supaya anak-anak tetap merasa nyaman belajar di dalam tenda kelas.

“Kita meminta kepada Kepala Sekolah agar nantinya menyediakan MCK disetiap tenda darurat, sehingga anak-anak tetap merasa nyaman menjalankan aktifitas belajar mengajar,” katanya saat ini sudah semua tenda sekolah darurat sudah selesai dipasang.[]