Karya Taufik Sentana*

1.

Kamus Hujan

Aku menjumpaimu
di dekat kolam
yang di dalamnya
ada ikan ikan kecil.
Di ujung daun
sejengkal dari kolam
ada sisa titik hujan
tadi malam.
Sekarang titik itu
akan menyatu
dalam uap pagi.
Lalu setiap senja
ia akan bercerita 
tentang angin seberang.

2.

Titik Hujan

Titik hujan semacam batas  waktu
bukan sekadar antarmusim
tapi juga antar-harap dan takut.
Ia menjadi ruang cumbu
bagi para pencari
agar tiba tepat waktu.
Anggap saja semisal
kisah engkau dan aku.


3.

Hujan dan Rembulan

Keduanya pernah saling berbisik
tentang kesendirian masing masing.
Bukan sendiri yang asing
tapi kesendirian yang bening.
Menjadi saksi peristiwa
dari sejarah bumi yang tua,
Ah, sepertinya rembulan lebih dahulu ada.

*Peminat sastra sufistik.
Menyusun Antologi “Surat Hujan”