ASHDOD – Sebuah kapal yang membawa 11.000 ton bantuan Turki untuk Jalur Gaza tiba di pelabuhan Ashdod, Israel pada hari Minggu sore, 3 Juli 2016.
Diplomat Turki dan wakil juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel Oren Rozenblat hadir di pelabuhan tempat kapal Lady Leyla yang berbendera Panama itu berlabuh.
Kapal membawa 10.000 mainan dan 10.000 paket makanan dan bantuan bagi anak-anak di Gaza. Lima ton tepung dan 2.000 ton bantuan beras dari Turki Grain Board, serta bantuan gula dari Bulan Sabit Merah Turki, juga akan disampaikan.
Kapal berlayar pada Jumat menyusul kesepakatan rekonsiliasi yang dicapai antara Turki dan Israel pada hari Senin setelah absen enam tahun.
Hubungan diplomatik antara kedua negara dihentikan setelah pasukan Israel menyerbu kapal Mavi Marmara yang membawa bantuan ke Gaza di perairan internasional pada tahun 2010, menewaskan 10 aktivis Turki.
Sebagai buntut dari serangan itu, Turki menuntut permintaan maaf resmi dari Israel, kompensasi untuk keluarga korban yang tewas, dan pencabutan blokade Israel di Gaza.
Pada tahun 2013, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyuarakan penyesalan atas serangan itu.
Pada hari Senin, pembicaraan antara kedua negara akhirnya berbuah, dengan Turki mengumumkan bahwa kesepakatan akan ditandatangani, normalisasi hubungan dengan Israel.
Berdasarkan kesepakatan itu, selain menyetujui kehadiran kafilah kemanusiaan Turki di Gaza, Israel membayar $ 20 juta sebagai ganti rugi kepada keluarga korban Mavi Marmara.[]Sumber:ANADOLU AGENCY



