BANDA ACEH – Kapolri Jenderal Tito Karnavian belum bisa memastikan kapan menarik kembali pasukan Brimob Bawah Kendali Operasi (BKO) yang dikirim untuk mengamankan Pilkada di Aceh. Menurutnya hal itu sangat bergantung pada aparatur hukum yang ada di daerah.
Sangat tergantung dari penilaian Kapolda, Kapolres, Pangdam, mereka kan memiliki monitoring intelijen, kata Tito Karnavian, Jumat, 17 Februari 2017.
Dia mengatakan pasukan BKO baru dapat segera ditarik jika potensi konflik Pilkada rendah. “Kalau dianggap potensi, potensi kerawanannya sangat rendah, dapat diatasi oleh kesatuan yang ada di sini maka BKO pasti akan ditarik,” katanya.
Sebelumnya, sebanyak 1.900 personil pasukan BKO dikirim ke Aceh pada Januari 2017 lalu. Mereka ditugaskan untuk mengawasi jalannya Pilkada di Aceh secara damai.[]

