TAPAKTUAN – Kapolres Aceh Selatan, AKBP Achmadi SIK, memerintahkan para sopir agar tidak berhenti untuk keperluan apapun selama dalam perjalanan mengangkut logistik Pilkada. Mereka juga diminta untuk mengabaikan telepon masuk dari orang tidak dikenal.

“Termasuk jika saat sedang dalam perjalanan secara tiba-tiba ada oknum tertentu yang menghalang-halangi perjalanan di jalan, maka sopir jangan pernah takut, bila perlu tabrak saja, tidak apa-apa,” kata AKBP Achmadi dalam arahannya saat melepas keberangkatan mobil pengangkut logistik Pilkada di halaman Kantor KIP Aceh Selatan, di Tapaktuan, Senin, 13 Februari 2017.

Achmadi mengatakan keputusan boleh tidaknya mobil pengangkut logistik Pilkada berhenti, harus melalui persetujuan petugas pengamanan. 

Dia juga memerintahkan pasukan Brimob BKO dan petugas polisi dari Polres setempat untuk meningkatkan pengamanan saat berlangsungnya proses pendistribusian logistik Pilkada. Meskipun sejauh ini situasi cenderung kondusif, tetapi pasukan pengamanan di lapangan tetap diminta agar jangan lengah.

“Saya minta kepada petugas yang diterjunkan untuk mengawal pendistribusian logistik, agar benar-benar bertanggungjawab penuh. Seluruh logistik dipastikan sampai ke tempat yang dituju. Setelah sampai, lakukan serah terima dengan pihak terkait. Jika petugas yang bertanggungjawab menerima logistik tersebut belum ada di kecamatan yang dituju, maka harus ditunggu tidak boleh logistik ditinggal begitu saja. Pastikan setelah dibongkar, ada pihak yang menerima dan bertanggungjawab untuk langkah pengamanan selanjutnya,” kata Kapolres.

Dia juga menginstruksikan personil polisi untuk tidak ragu bertindak tegas apabila ada pihak-pihak yang menghalangi proses distribusi logistik Pilkada.

Sementara itu, Ketua Divisi Logistik dan Keuangan KIP Aceh Selatan, Saiful Bismi mengatakan proses distribusi logistik Pilkada di daerah tersebut akan berlangsung selama dua hari. Hal ini mengingat wilayah luas wilayah Aceh Selatan serta demi terjaminnya keamanan.

Hari pertama penyaluran logistik Pilkada dilakukan pada Senin, 13 Februari 2017. Tujuannya adalah 11 kecamatan yang terdiri dari Kecamatan Pasie Raja, Kluet Utara, Kluet Timur, Kluet Selatan, Kluet Tengah, Bakongan, Bakongan Timur, Kota Bahagia, Trumon, Trumon Tengah dan Trumon Timur.

“Kotak suara Pilkada yang diangkut pada hari pertama tersebut berjumlah sebanyak 232 buah yang ditujukan kepada 199 TPS yang tersebar dalam 135 desa di 11 kecamatan, serta ditambah 33 buah kotak suara khusus untuk 11 PPK. Dimana masing-masing PPK dengan jumlah 3 kotak suara.  Seluruh logistik tersebut diangkut menggunakan tiga unit mobil bak terbuka di bawah pengawalan ketat anggota polisi bersenjata lengkap,” kata Saiful.

Sementara pada Selasa, 14 Februari 2017, pihaknya akan menyalurkan 213 kotak suara lagi. Logistik Pilkada itu nantinya didistribusikan untuk 192 TPS, yang tersebar di 125 desa dalam 7 kecamatan seperti Tapaktuan, Samadua, Sawang, Meukek, Labuhanhaji Timur, Labuhanhaji Tengah dan Labuhanhaji Barat.[]

Laporan: Hendrik Meukek