Hari ini, Sabtu 13 Agustus 2016, ada acara besar di Banda Aceh. Deklarasi calon gubernur Aceh, terkuat. Acara itu dihadiri puluhan ribu orang. Juga pada waktu yang sama, ada Rakerda dan Kemah Seniman di Jantho, Aceh Besar. 

Saya harus menghadiri acara yang mana? 
Untuk kemah seni, saya mendapatkan undangan, ke deklarasi tidak. 
Apabila menghadiri acara seni, ada hiburan, pembicaraan berisi harapan dan ketenangan.
Di acara deklarasi, pembicaraan berisi harapan dan kebingungan.

Tahun lalu dan tahun sebelumnya, acara deklarasi serupa pun ada. Kita sama sama tahu bagaimana akhirnya. Setahun setelah terpilih, mereka pecah kongsi. Itu menyakitkan. Mereka tidak sempat membangun, saya masih menyesalinya. Mengapa tidak bisa memperbaiki itu.

Terlepas dari itu, karena memilih menghadiri acara seni yang lebih kecil daripada acara politik yang besar pada waktu kebersamaan, maka, secara bercanda saya berpikir bahwa “Aku adalah seniman”.