SUBULUSSALAM – Wakil Wali Kota Subulussalam, Drs. Salmaza, M.A.P., terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan Laboratorium Penyakit Infeksi Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.
Hal ini disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Subulussalam, Baginda Nasution, terkait perkembangan kasus Covid-19 di Bumi Sada Kata, setelah keluarnya surat dari Unsyiah terkait hasil pemeriksaan swab RT-QPCR terhadap 14 sampel 22 Oktober 2020 lalu.
Dari 14 orang menjalani swab RT-QPCR, tiga di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19. Salah satunya Wakil Wali Kota Subulussalam, Salmaza.
“Bapak Wakil Wali Kota Subulussalam positif Covid-19 sebagaimana hasil pemeriksaan Laboratorium Penyakit Infeksi Universitas Syiah Kuala Banda Aceh,” kata Baginda Nasution dalam siaran persnya diterima portalsatu.com, Ahad, 25 Oktober 2020.
Sedangkan dua lainnya yang terkonfirmasi positif Covid-19 berinisial L (54) dan MAS (54). Keduanya laki-laki.
Usai dinyatakan positif Covid-19, Salmaza menjalani karantina di Puskesmas Jontor dan mengikuti aktivitas di tempat isolasi terkait penanganan Covid-19.
Sebelumnya Salmaza juga sudah beberapa kali menjalani swab ketika ada pasien positif Covid-19 dan pernah kontak dengannya dan hasilnya negatif.
Terakhir kali, Salmaza menjalani pemeriksaan swab pada 22 Oktober lalu, karena ada pejabat Pemko Subulusalam yang terkonfirmasi positif Covid-19. Kali ini, ia dinyatakan positif SARS CoV-2 nama lainnya virus korona.
Baginda menambahkan, dengan adanya penambahan kasus baru per 25 Oktober, maka jumlah warga Kota Subulussalam terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 63 orang. Dari jumlah itu, 43 orang dinyatakan sembuh, lima orang meninggal dunia dan isolasi 15 orang.[]



