PIDIE JAYA – Anggota Komite II DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma mengapresiasi Presiden Jokowi dalam menanggapi musibah gempa bumi yang melanda Aceh, Rabu, 7 Desember 2016. Hari itu, Presiden Jokowi langsung memimpin doa bersama bagi korban gempa Aceh setelah acara sosialiasi kebijakan tax amnesty di Nusa Dua, Bali.
Jokowi kemudian menugaskan Kepala Staf Kepresidenan ke lokasi bencana. Setelah itu Jokowi memerintahkan seluruh aparat bergerak melakukan penanganan dampak gempa Aceh. Setiba di Banda Aceh, Kamis, 8 Desember 2016, Presiden memimpin rapat koordinasi penanganan bencana dan menjenguk korban gempa yang dirawat di RSU dr. Zainal Abidin Banda Aceh. Presiden Jokowi bersama rombongan berkunjung ke lokasi bencana di Kabupaten Pidie Jaya dan Bireuen, Jumat, 9 Desember 2016.
Haji Uma yang sudah berangkat ke lokasi pascagempa, ikut menyambut kedatangan Presiden Jokowi di Pidie Jaya. “Langkah penanganan terhadap gempa Aceh sudah sangat baik. Presiden Jokowi telah melakukan tindakan cepat dalam mengkonsolidasi dan menginstruksikan seluruh aparat untuk penanganan bencana gempa Aceh,” kata Haji Uma melalui siaran pers kepada portalsatu.com.
Atas nama masyarakat Aceh terutama keluarga korban, Haji Uma menyampaikan terima kasih atas perhatian dan upaya yang telah dilakukan Presiden Jokowi. Ia berharap pemerintah pusat sepenuhnya membantu pemerintah daerah dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi berbagai fasilitas publik yang hancur atau rusak parah akibat gempa.
“Sebagaimana diketahui, di samping hancurnya sekitar 105 ruko, 12.560 rumah warga rusak ringan hingga berat, juga terdapat 49 unit masjid yang roboh, satu unit RSUD serta berbagai infrastruktur lainnya,” ujar Haji Uma.[]


