BANDA ACEH – Dinas Syariat islam Aceh menggelar sosialisasi tentang pelaksanaan islam secara khaffah yang berpedoman pada Alquran dan hadis. Kegiatan bertemakan, “Dalam Kegiatan Sosialisasi Pemahaman Aqidah yang Benar Berpedoman pada Alquran dan Hadist” ini dibuka Ketua DPR Aceh, Tgk. Muharuddin di Grand Aceh Hotel, Banda Aceh, Senin, 16 Mei 2016.

“Harapan kita, dengan dilaksanakan sosialisasi ini semakin memotivasi para santri maupun ulama dayah dalam menegakkan pilar-pilar akidah Islam yang benar sesuai Alquran dan hadis,” kata Tgk. Muharuddin, dikutip dari siaran pers diterima portalsatu.com.

Tgk. Muhar juga menyampaikan, peran ulama dayah sangat berpengaruh di lingkungan masyarakat Aceh. Menurutnya, ulama dayah merupakan tokoh yang berada di garis depan dalam menegakkan syariat Islam secara khaffah. Kata Tgk. Muhar lagi, kiprah ulama-ulama dayah sebagai penguat dan benteng akidah dari berbagai bentuk degradasi moral yang memicu terjadinya pendangkalan akidah.

“Untuk itu kita harapkan agar ulama-ulama dayah haruslah berada di garda terdepan dalam membendung serta membentengi dari berbagai macam aliran-aliran sesat yang kian meresahkan masyarakat. Ini juga perlu adanya peran dan dukungan dari semua elemen Aceh untuk merapatkan barisannya dalam menegakkan nilai-nilai syariat Islam di Aceh,” kata Tgk. Muhar.

Turut hadir Kadis Syariat Islam Aceh, Prof. Dr. Syahrizal Abbas, M.A., Sekjen Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Tgk. Bulqaini, Ketua Majelis Ulama Nanggroe Aceh (MUNA), Tgk. Abdul Aziz, unsur Pangdam IM, Polda Aceh, dan para santri dayah tergabung dalam lembaga Dakwah Aceh Serambi Mekkah dari 23 kabupaten/kota se-Aceh.[] (rel)