BANDA ACEH Anggota Komisi III DPRA, Kautsar M. Yus mengharapkan agar pihak eksekutif yang dalam hal ini adalah Pemerintah Aceh untuk lebih bersikap dewasa dalam menjalankan pemerintahan. Hal tersebut ia katakan terkait dengan hubungan komunikasi antara DPRA dan eksekutif yang dinilai semakin memburuk.
Eksekutif bek meu aneuk mit, saya perhatikan komunikasi DPRA dan Pemerintah Aceh sudah semakin buruk dan hal ini tidak bisa dibiarkan, ucap Kautsar saat dihubungi portalsatu.com, Jumat, 22 April 2016.
Hal tersebut ia katakan terkait sikap Pemerintah Aceh yang dinilai tidak bersikap profesional dalam menjalankan Tupoksinya sebagai eksekutor. Ada beberapa hal yang dinilai Kautsar agak ganjil dalam menjalankan pemerintahan, termasuk memenuhi undangan resmi dari DPRA.
Watee DPRA undang gubernur kadang hana geujak, kata Kautsar.
Demikian, ia berharap keadaan tersebut tidak dibiarkan berlarut karena dapat merugikan semua pihak khususnya rakyat. Bagi ketua Fraksi Partai Aceh ini, membangun komunikasi yang baik sangat penting dalam menjalankan pemerintahan yang kuat.
Kalau ada masalah mari kita bicarakan bersama, jangan seperti ini, kata dia.
DPRA sepakat untuk menunda membahas Laporan Kerja Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur Aceh untuk waktu yang belum ditentukan. Padahal pembahsan LKPJ tersebut rencananya akan dibahas hari ini. Hal tersebut terjadi disinyalir karena hubungan antara kedua lembaga ini semakin memburuk.[](tyb)



