BANDA ACEH – Kawanan gajah liar dilaporkan merusak kebun warga di kawasan Kampung Arul Gading, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Rabu, 20 Desember 2017 sekitar pukul 04.00 WIB. Warga telah melaporkan kasus ini kepada Komandan Koramil 09/Pintu Time Gayo.

Hasil pengecekan di lapangan diketahui kawanan gajah liar merusak 1 Hektare perkebunan pisang milik Karman (59), dan kebun milik M Yusuf seluas 0,5 Hektare. Selain kebun warga, kawanan gajah liar juga merusak tanggul irigasi proyek pengairan sawah baru sepanjang 20 meter. Rincian sementara, total kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta. 

Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo menyebutkan konflik antara gajah dan manusia di kawasan Kecamatan Pintu Rime Gayo cukup sulit diatasi. Hal ini dikarenakan kawasan tersebut merupakan jalur migrasi gajah. Selain itu, gajah-gajah liar mengalami kekurangan makanan di habitat alami mereka.

Meskipun demikian, Sapto mengatakan Tim CRU Peusangan telah menggiring kelompok gajah ini untuk kembali ke hutan.

Sapto menyebutkan saat ini posisi gajah liar berada antara Kampung Menderek dan Singah Mulo. Sementara jumlah gajah liar diperkirakan mencapai 10 ekor.

“Pintu keluar rencana dilakukan di dua titik yaitu Desa Menderek dan Desa Musarapakat. Di kawasan ini jalur gajahnya melintasi empat desa, yaitu Desa Musarapakat, Singah Mulo, Alur Gading, dan Desa persiapan Menderek,” kata Sapto.[]