Oleh: Taufik Sentana*

Kebahagiaan pagi ini dimiliki oleh jiwa yang hidup. Jiwa yang melipat selendang malam dengan pasrah dan khusuk. Ia adalah jiwa yang mensyukuri kenyataan.

Kehidupan pagi ini telah Disediakan Pemiliknya dengan kebaikan dan keriangan. Sebagian besar kebahagiaan itu gratis dan murah.

Ketenangan adalah tangkai jiwa
yang darinya terbit putik bahagia.
dan Kebahagiaan di pagi hari adalah
kumpulan hasrat dan pengertian:
Adapun obsesi dan tujuan hanyalah
pemantik warna untuk esok.

Hingga pagi beranjak dan menepi,
kebahagiaan di di dalamnya akan
tetap menyala, membakar gairah untuk makna yang baru tentang hari ini.

Lalu saat malam merangkul kebahagiaan pagi ini
akan diceritakan kembali.
Sebab, ia adalah kesadaran dan penerimaan.[]

*Dalam Catatan Bahagia setiap Saat.