NAGAN – Ketua DPA Partai Aceh, Muzakir Manaf mengungkapkan alasan dirinya memilih pendamping dari parnas (partai nasional) untuk pilkada 2017.
Hal ini disampaikan Mualem di hadapan ratusan kader Partai Aceh dan KPA dalam silaturahmi yang berlangsung di kediaman Ketua KPA Nagan Raya, Kamis malam, 29 Desember 2016.
“Membangun Aceh harus dilakukan secara bersama-sama,” kata Mualem.
Selain itu, kata Mualem, ada sejumlah persoalan MoU Helsinki yang hingga kini masih tersendat.
“Untuk meraih semua poin ini, perlu lobi dan jaringan. Parnas memiliki kekuatan di DPR RI. Makanya, parnas bisa membantu kita untuk lobi di Jakarta agar MoU dapat dituntaskan,” kata Mualem.
Mualem juga berharap agar semua poin yang disepakati dalam MoU Helsinki dapat tuntas semasa pemerintahannya jika terpilih nantinya.
“Makanya perlu dukungan dari semua pihak,” ujarnya.[] (*sar)

