BANDA ACEH – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Aceh menetapkan tujuh lokasi pemantauan hilal awal Ramadan di Aceh. Pemantauan hilal akan dilakukan Kamis, 23 April 2020.

Ketujuh lokasi pemantauan hilal di Aceh, diantaranya, Observatorium Tgk Chik Kuta Karang Aceh Besar, Bukit Poly Komplek Perta Aron, Lhokseumawe, Gunung Cring Cran Aceh Jaya, Pantai Suak Geudeubang Aceh Barat, Pantai Lhok Keutapang Aceh Selatan, Pantai Teluk Dalam Simeulue, dan Tugu KM. 0 Indonesia Kota Sabang.

Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Aceh, Saifuddin SE mengatakan, lokasi pemantauan hilal tahun ini tidak terbuka untuk umum. Ia menjelaskan, maksimal hanya 10 orang yang dibolehkan hadir ke lokasi pemantauan, sudah termasuk para petugas pemantauan hilal dan undangan dari instansi terkait.

“Para petugas juga kita minta senantiasa mematuhi prosedur keselamatan dengan menjalankan physical distancing (jaga jarak), menggunakan masker serta mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Peserta juga akan diperiksa suhu tubuhnya sebelum memasuki area pemantauan hilal,” jelas Saifuddin, Senin, 20 April 2020.

Selain itu, kata Saifuddin, instrumen pemantauan seperti teleskop, theodolite, atau kamera hanya boleh dijalankan oleh satu orang petugas dan dilarang menggunakannya secara bergantian. Sebelum dan setelah pemantauan, seluruh peralatan wajib dibersikan dengan hand sanitizer. Para petugas juga diminta melaksanakan salat hajat sebelum pemantauan hilal untuk meminta agar dijauhkan dari bencana dan wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Sementara itu, Ahli Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh, Alfirdaus Putra mengatakan, pengamatan akan dimulai sejak pukul 17.45 WIB. Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan jalannya rukyatul hilal bisa menyaksikan siaran langsung yang akan disiarkan di akun resmi facebook Kemenag Aceh.

Ia menjelaskan, berdasarkan konsep Imkanurrukyah (kemungkinan tinggi hilal yang dapat di-rukyah), awal Ramadan diperkirakan jatuh pada Jumat 24 April 2020.  Hal itu berdasarkan data ijtima' (posisi bulan dan matahari pada satu garis lurus 0 derjat) yang diperkirakan terjadi pada Kamis, 23 April 2020 M pada pukul 09.26 WIB.

“Ketinggian hilal untuk markas Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang, Lhoknga, Aceh Besar pada hari ijtima' 3,6425 derjat di atas ufuq. Penentuan tanggal 1 Ramadan 1441 H tetap menunggu pengumuman Menteri Agama RI setelah sidang itsbat yang dilaksanakan secara daring bakda Magrib, 23 April mendatang,” kata Alfirdaus.

Meski secara perhitungan, Ramadan 1441 H diperkirakan jatuh pada Jumat, 24 April 2020, dan juga sudah ada Ormas yang telah menetapkan awal Ramadan 1441 H pada hari tersebut. Namun Kemenag Aceh mengimbau masyarakat untuk tetap menunggu keputusan Menteri Agama yang akan ditetapkan dalam sidang itsbat penetapan 1 Ramadan 1441 H pada Kamis, 23 April 2020 di Jakarta.[**]