LHOKSEUMAWE – Kementerian Pariwisata RI pagi tadi mencanangkan Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona di Lapangan KP3 Lhokseumawe, Jumat, 19 Agustus 2016.

Acara itu dihadiri ratusan peserta di antaranya duta wisata, mahasiswa, TNI, utusan dari instansi pemerintah, serta kalangan lainnya. Pada kesempatan itu mereka membersihkan objek wisata di sepanjang pantai KP3 Lhokseumawe.

Dari Kemenpar dihadiri Kabid Internalisasi dan Pengembangan Sadar Wisata Kementerian Pariwisata RI Yabez El. Tosia. Hadir juga Sekda Kota Lhokseumawe Bukhari dan Kadis Pariwisata Ishak Rizal.

Yabez El. Tosia mengatakan, pencanangan ini merupakan agenda nasional untuk seluruh kabupaten kota di Indonesia namun tidak digelar serentak. Ia mengatakan, penting untuk mengetahui konsep sadar wisata, karena jika mampu dikelola dengan baik potensi wisatanya, maka daerah akan lebih maju.

“Sadar wisata atau sapta pesona itu merupakan elemen dasar pembangunan parawisata itu sendiri,” ujar Yabez El. Tosia.

Sadar wisata katanya merupakan konsep yang menggambarkan partisipasi dan dukungan segenap komponen masyarakat, dalam mendorong terwujudnya iklim kondusif bagi berkembangnya pariwisata di suatu wilayah untuk kesejahteraan masyarakat.

Sekda Lhokseumawe Bukhari, mewakili Wali Kota Suaidi mengatakan, pihaknya berterimakasih kepada kementerian yang telah mencanangkan gerakan ini dan hadir langsung ke Lhokseumawe.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan akan ada perubahan yang berarti menyangkut parawisata khususnya di Lhokseumawe,” kata dia.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus berupaya mengembangkan objek wisata di daerah itu. “Akan tetapi tidak lepas juga kerja keras kita bersama baik petugas parawisata, maupun dari usahawan wisata untuk terus membangkitkan potensi yang ada,” kata Bukhari.[](ihn)